Advertisement

Sebelum Wafat, Ibu Ustaz Solmed Alami Gagal Ginjal & Terpapar Covid-19

kpr | Insertlive
Ustaz Solmed
Dua Tahun Alami Gagal Ginjal, Ibunda Ustaz Solmed Terpapar Covid-19 / Foto: Marianus Harmita
Jakarta -

Sebelum Wafat, Ibu Ustaz Solmed Alami Gagal Ginjal & Terpapar Covid-19

Hj. Salmah Lubis, ibunda dari Ustaz Solmed dikabarkan telah meninggal dunia pada Minggu (11/7) pukul 1 dini hari tadi. Diketahui bahwa ibunda Ustaz Solmed telah mengidap penyakit gagal ginjal sejak dua tahun belakangan.

"Emak saya Hajah Salmah Lubis binti Haji Abdur Rohim Lubis telah wafat hari ini tanggal 11 Juli 2021," ucap Ustaz Solmed saat ditemui di pemakaman Al- Azhar, Karawang.

"Dua tahun kurang lebih emak saya sakit gagal ginjal. Jadi selama dua tahun itu emak selalu cuci darah, seminggu dua kali di rumah sakit. Sampai akhirnya datang lah wabah Covid ini," sambungnya menjelaskan.

Advertisement



"Karena cuci darah itu kadang ada pemeriksaan rutin, untuk pasien dengan izin Allah takdirnya emak kena Covid. Akhirnya rumah sakit yang tadinya tempat emak cuci darah nggak mau nerima. Sampai kita cari rumah sakit di Jakarta beberapa dari mulai rumah sakit yang bawah, menengah sampai yang atas, ibaratnya begitu. Nggak bisa juga," tuturnya.


Ibunda Tak Dapat Rumah Sakit, Ustaz Solmed Minta Bantuan Anies Baswedan

Ustaz Solmed pun berusaha menghubungi Gubernur, Anies Baswedan untuk meminta informasi mengenai rumah sakit yang dapat merawat ibundanya.

"nggak nyangka, begitu ada covid ternyata sulit orang untuk cuci darah. Saya coba menghubungi pak gubernur, Anies Baswedan, makasi pak gubernur. Beliau mengarahkan untuk dibawa ke Cengkareng karena disana ada tempat cuci darah untuk orang-orang yang kena Covid-19, Alhamdulilah tapi karena sudah beberapa hari, mak saya sudah terlambat cuci darah," ungkap Ustaz Solmed.

Ibunda Ustaz Solmed sudah terpapar virus Covid-19 sejak seminggu yang lalu. Ustaz Solmed pun berusaha menerima takdir yang menimpa ibundanya. Meskipun merasa kehilangan, Ustaz Solmed berusaha untuk ikhlas dan tabah menerima kepergian ibunda tercintanya.

"Mak sudah terpaparcovidnya kurang lebih satu mingguan. Tapi soal kapan tepatnya kan kita nggak tau ya, kadang ada orang udah kenacovid udah harikeberapa gitu kangatau ya, kecuali kitangecek kan,"

"Ya saya mungkin maklum ya, mak saya memang nggak bisa menghindar juga dari rumah sakit, di tengah kondisi pandemi yang begini. Sudah lah kondisi rumah sakit penuh, covid dimana-mana, tapi mak kewajibannya nggak bisa ilang, harus cuci darah seminggu 2 kali. Wallahualam, kena covidnya dimana saya nggak mau cari tahu, sudahlah ini sudah takdirNya," pungkasnya.

[Gambas:Video Insertlive]





(kpr/ikh)

Komentar

!nsertlive

Advertisement