Positif Covid-19, Jane Shalimar Kritis dan Kesulitan Cari Rumah Sakit
Positif Covid-19, Jane Shalimar Kritis dan Kesulitan Cari Rumah Sakit
Kondisi Jane Shalimar dikabarkan sempat kritis usai dinyatakan positif Covid-19.
Jane bahkan sempat kesulitan mendapatkan rumah sakit karena semuanya penuh.
"Jadi awalnya itu, dia itu memang sudah sempat dirawat, cuma tetap di IGD," kata Olive, sahabat Jana Shalimar mengutip Detikcom, Senin (28/6).
Saturasi oksigen Jane Shalimar sempat menurun ketika tabung oksigen di rumahnya habis. Ia pun langsung pergi hingga ke tujuh rumah sakit namun tak kunjung dapat karena penuh.
"Jadi ada dokternya, dari rumah oksigennya 60, terus di ambulance naik ke-70. Hampir 3 jam keliling, tujuh rumah sakit untuk cari kamar saturasi saja nggak dapat-dapat," cerita Olive.
"Sampai turun ke-53. Terus sampai di Rumah Sakit Fatmawati masih 53, kebayangkan kritis. Akhirnya dibawa ke JMC dokternya bicara untuk NRM-nya (nonrebrathing Oxygen Face Mask) supaya bisa menaikan oksigen, akkhirnya biar sampai ke-91. Pas dilepas anjlok lagi ke-70 harus dipasang ventilator," lanjutnya.
Baca halaman selanjutnya.
Punya Penyakit Bawaan
Olive juga mengungkapkan Jane Shalimar memiliki penyakit bawaan. Ia mengidap asma yang parah.
"Ada penyakit bawaan, ada asma, asma sudah (parah) tambah lagi COVID," tuturnya.
Jane Shalimar dinyatakan positif Covid-19 setelah merasa tidak enak badan dan meriang. Hingga pada Kamis (24/6) Jane dinyatakan positif.
Baca halaman selanjutnya.
Sudah Sadar
Jane Shalimar kini sudah mendapatkan ventilator. Ia pun sudah sadar namun masih belum bisa berkomunikasi.
"Aku komunikasi sama adiknya. Alhamdulillah sudah sadar tapi belum bisa komunikasi. Sudah sadar alhamdulillah, tapi belum bisa bicara," ujar Olive.
Kabar Jane Shalimar positif Covid-19 terungkap lewat pesan berantai yang mengatakan Jane kesulitan mendapatkan kamar ICU.
(agn/agn)