Duka Keluarga Kolonel Harry Setyawan, Korban Tragedi KRI Nanggala 402

Reza - INSERTLIVE
Senin, 26 Apr 2021 21:55 WIB
Kapal selam KRI Nanggala-402 sempat dinyatakan hilang kontak sebelum akhirnya tenggelam. Yuk kita tengok lagi kenangan foto Kapal Selam KRI Nanggala-402!
Jakarta, Insertlive -

Kolonel Harry Setyawan merupakan komandan kapal KRI Nanggala 402 yang menjadi salah satu korban dalam tragedi yang menimpa kapal selam itu.

Hingga saat ini proses pencarian jasad korban pun masih dilakukan oleh petugas.

Tentunya tenggelamnya kapal KRI Nanggala itu menjadi duka terdalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Salah satunya keluarga Kolonel Harry Setyawan yang amat terpukul saat mendapat kabar kapal selam itu tenggelam di perairan Bali.


Nandang selaku paman dari Kolonel Harry pun mengungkapkan perasaan keluarga saat mendengar musibah yang menimpa Kolonel Harry Setyawan itu.

"Sebenarnya sih ketika saya terima informasi itu kalau tidak salah hari Rabu, kemudian pas malamnya saya langsung bergegas ke Surabaya, bawa ibunya, ibu mertuanya yang kebetulan orang Depok juga," ungkap Nandang, paman Kolonel Harry Setyawan, saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (26/4).

"Saya juga baru pulang dari Surabaya semalam, mau nunggu di sana juga kita belum tahu juga ya dari hasil akhirnya karena memang kondisinya masih tahap pencarian," sambungnya.

Tak hanya Nandang yang kaget mendapat kabar duka itu, ibunda Kolonel Harry pun sempat tak menyangka putranya menjadi korban dalam kecelakaan kapal selam itu.

"Ya awalnya mungkin agak syok, makanya saya dampingin dia itu untuk menghindari hal-hal seperti itu, tapi sekarang dia udah mulai menyadari, mungkin kehendak yang Kuasa seperti itu, alhamdulillah sekarang kondisinya udah membaik, saya pun komunikasi terus," ungkap paman Kolonel Harry Setyawan itu.

"Tadi pun saya nelpon dia, istrinya baik-baik, mamanya juga mertuanya juga baik, kita berdoa aja almarhum syahid aja," lanjutnya.


Bahkan anak-anak Kolonel Harry pun merasa sangat terpukul mengetahui ayah tercintanya kini telah tiada, bahkan jenazahnya pun tak jua ditemukan.

"Itu ada anaknya yang nomor tiga yang cewek, karena dekat sekali sama dia. Waktu saya disana itu sempat belum bisa ngomong apa-apa, susah untuk komunikasi tapi karena ke sininya udah mulai banyak orang, dia juga udah bisa main, berinteraksi sama teman-temannya, alhamdulillah udah sedikit menyadari hal itu walaupun belum dewasa," tutur Nandang.

"Tapi memang anaknya yang cewek yang ketiga itu sangat terpukul sekali," sambungnya.

Nandang pun bersyukur kini anak-anak serta keluarga besar sudah bisa menerima kenyataan yang terjadi.

"Masalahnya udah disampaikan sama mamanya, mungkin sama saudara-saudara yang lain di sana, ya udah sekarang kita cuma bisa berharap walaupun kondisinya masih kecil, dia bisa menerima kondisi papanya," pungkasnya.

(kpr/kpr)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER