Kerap Teringat akan Kematian, Five Vi Putuskan Untuk Hijrah
kpr |
Insertlive
Jakarta
-
Bahkan saat dirinya diterpa kegalauan untuk berhijrah, hal-hal berupa cobaan pun kian datang ke kehidupannya. Salah satu cobaan yang dirasakan Five Vi yaitu saat sang ayah sakit dan ia memilih fokus untuk merawat ayahnya ketimbang mengambil tawaran pekerjaan.
"Kayak papa aku sempat sakit, aku juga sempat ditipu orang. Terus saat aku pulang dari Eropa aku dapat kabar papa aku sakit. Waktu itu butuh kerjaan, siapa tahu bisa bantu papaku. Saat itu aku tolak, karena takut papaku kenapa-kenapa. Akhirnya nggak ambil kerjaan," kenangnya.
Semakin banyak waktu luang, Five Vi banyak mendengarkan ceramah melalui Instagram. Sampai akhirnya dirinya mengikuti kajian Islam. (kpr/kpr)
Five Vi mengejutkan publik dengan keputusannya untuk hijrah. Terkenal dengan keseksiannya, sejak Desember 2019, Five Vi memutuskan untuk mengenakan hijab.
Wanita bernama asli Fivey Rachmawati itu mengaku sudah sering mendapatkan tanda-tanda untuk berhijrah. Bahkan ia juga mengungkapkan kerap kali diingatkan dengan kematian. Hal itu lah yang membuat Five Vi berusaha untuk meyakinkan dirinya berhijrah.
"Sebenarnya sudah banyak tanda-tanda, sudah sering mengingat kematian, aduh kapan aja bisa diambil, sering mikir aduh nanti kalau meninggal apa persiapan ku nanti. Padahal aku saat itu tidak pada posisi lagi down atau ada masalah," cerita Five Vi.
Advertisement
Bahkan saat dirinya diterpa kegalauan untuk berhijrah, hal-hal berupa cobaan pun kian datang ke kehidupannya. Salah satu cobaan yang dirasakan Five Vi yaitu saat sang ayah sakit dan ia memilih fokus untuk merawat ayahnya ketimbang mengambil tawaran pekerjaan.
"Kayak papa aku sempat sakit, aku juga sempat ditipu orang. Terus saat aku pulang dari Eropa aku dapat kabar papa aku sakit. Waktu itu butuh kerjaan, siapa tahu bisa bantu papaku. Saat itu aku tolak, karena takut papaku kenapa-kenapa. Akhirnya nggak ambil kerjaan," kenangnya.
Semakin banyak waktu luang, Five Vi banyak mendengarkan ceramah melalui Instagram. Sampai akhirnya dirinya mengikuti kajian Islam. (kpr/kpr)