Perbedaan Mencolok Dunia Hiburan Dulu dan Sekarang Versi Denny Malk
Daris |
Insertlive
Jakarta
-
"Dulu kalau mau bikin video klip nggak kayak sekarang. Cuma sutradara dari TVRI doang yang boleh bikinin video klip," ucap pelantun Jalan-Jalan Sore ini.
Meskipun kini semakin banyak seniman muda bermunculan, tak membuat Denny Malik merasa tersaingi. Menurutnya, setiap seniman memiliki masa masing-masing. Namun bukan berarti seniman harus berhenti berkarya.
"Nggak ya, gini, seniman itu punya masanya, kalau dulu masanya saya berjaya, sekarang giliran para seniman muda lah yang berkarya. Tapi kita juga nggak boleh berhenti berkarya, harus tetap berkarya," pungkasnya. (kpr/fik)
Loading ...
Denny Malik merasakan perbedaan yang cukup signifikan dalam dunia entertainment dahulu dan sekarang. Menurutnya dahulu para media lebih sombong dibandingkan artisnya, sehingga tak mudah bagi para seniman untuk dapat diliput media.
"Beda banget ya. Kalau dulu tuh media lebih sombong dari artisnya lo. Artinya artis-artis ini nggak mudah untuk bisa diliput sama media," ungkap Denny Malik saat ditemui di Plaza Semanggi, Kamis (25/3).
Denny Malik mengaku dulu para artis berlomba-lomba untuk dapat menampilkan karya mereka sebaik mungkin agar dapat dianggap sebagai seniman. Tak mudah langkah Denny untuk bisa menunjukkan karyanya ke masyarakat luas.
Advertisement
"Dulu kalau mau bikin video klip nggak kayak sekarang. Cuma sutradara dari TVRI doang yang boleh bikinin video klip," ucap pelantun Jalan-Jalan Sore ini.
Meskipun kini semakin banyak seniman muda bermunculan, tak membuat Denny Malik merasa tersaingi. Menurutnya, setiap seniman memiliki masa masing-masing. Namun bukan berarti seniman harus berhenti berkarya.
"Nggak ya, gini, seniman itu punya masanya, kalau dulu masanya saya berjaya, sekarang giliran para seniman muda lah yang berkarya. Tapi kita juga nggak boleh berhenti berkarya, harus tetap berkarya," pungkasnya. (kpr/fik)