Advertisement

Profil Anton Medan, Si Preman Insyaf yang Jadi Pendakwah Kondang

DIA | Insertlive
Anton Medan lahir dengan nama Tan Hok Liang; lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957 adalah mantan perampok dan bandar judi yang kini telah insaf. Ia memeluk agama Islam sejak 1992. Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. File/detikFoto.
Profil Anton Medan, Si Preman Insyaf yang Jadi Pendakwah Kondang (Foto: Rachman haryanto)
Jakarta -

Ramdhan Effendi atau yang lebih dikenal dengan nama Anton Medan meninggal dunia hari ini, Senin (15/3).

Anton Medan semasa hidupnya dikenal sebagai mantan preman yang memutuskan insyaf. Pria yang memiliki nama Tionghoa Tan Hok Liang ini pernah hidup sebagai perampok dan bandar judi.

Ia juga pernah dipenjara selama 12 tahun dan akhirnya memutuskan tobat dan menjadi mualaf pada 1992 dan mengganti namanya menjadi Muhammad Ramdhan Effendi.

Ia kemudian mendirikan rumah ibadah yang ia beri nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. Masjid itu dibangun di area Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong.

Advertisement

Nama Anton Medan pernah terseret dalam kasus kerusuhan Jakarta pada 1998 silam. Ia dituding menjadi salah satu aktor di balik kerusuhan tersebut. Namun, Anton membantah semua tuduhan padanya.

Anton Medan juga dikenal saat memberikan dukungannya pada Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat terjerat kasus penodaan agama.

Selain itu, Anton Medan adalah ayah angkat Pablo Benua. Ia beberapa kali terlihat mendukung Pablo saat pengusaha itu tersandung kasus ikan asin.

(dia/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement