Sebut Lagu 'Lathi' Bisa Panggil Setan, Tokoh Agama Wan Dazrin Minta Maaf

arm - INSERTLIVE
Minggu, 07 Jun 2020 13:07 WIB
Lathi
Jakarta, Insertlive -

Lagu Weird Genius yang berkolaborasi dengan Sara Fajira berjudul Lathi belakangan menjadi viral karena menggabungkan musik EDM dengan budaya Jawa.

Lagu ini pun sukses menarik perhatian warganet hingga membuat Lathi Challenge, yang menunjukkan tarian dan sosok gelap seperti kerasukan.

Rupanya hal itu menarik perhatian tokoh agama asal Malaysia, Wan Dazrin. Ia menyebut tarian yang ada dalam video klip Lathi itu merupakan ritual pemanggilan setan.


"Hanya Allah yang tahu apa yang terlintas di hati saya tadi, saat saya menonton video #LathiChallenge. Sesungguhnya, tarian-tarian yang kalian lakukan itu sangat menakutkan," tulis Wan Dazrin dalam bahasa Malaysia di Twitter beberapa waktu lalu.

Tokoh agama ini juga menyebut lagu tersebut memiliki unsur budaya Jawa yang dianggapnya memiliki sifat syirik dan klenik.

"Ketahuilah kalian tarian itu wujud dari sesetengah budaya Jawa yang syirik dan khurafat. Seperti memanggil Kuntilanak serta Roh Kuda Kepang," sambungnya.

Sontak hal ini membuat salah satu personel Wierd Genius, Reza Arap geram. Ia pun secara terbuka meminta Wan Dazrin untuk membuktikan ucapannya tersebut.

"Berhenti menyebarkan kebohongan tentang lagu kami," sebut Reza Arap.

"Buktikan padaku. Jika benar lagu itu bisa memanggil setan apapun. Aku akan menghapus lagu tersebut dari semua platform termasuk juga video musiknya. Tapi, kalau tidak terbukti, kamu harus buat video permintaan maaf dan berhenti menyebarkan kebohongan tentang lagu kami. Buat makeup challenge video dan unggah," sambungnya.

Selain Reza, warganet asal Indonesia lain cukup dibuat geram dengan perkataan Wan Dazrin yang menyebut budaya Jawa soal tarian pemanggil setan.

Ia pun akhirnya membuat surat terbuka dan meminta maaf. ia mengaku tidak memiliki maksud menyinggung ataupun memojokkan budaya Jawa.



"Permohonan maaf terbuka kepada orang Jawa. Saya sebenarnya bertujuan menasehati umat islam di Malaysia untuk berhati-hati dengan 'sesetengah' kepercayaan ritual daripada perbuatan Lathi Challenge, dan tidak pernah berhasrat menuduh budaya Jawa secara keseluruhan," tulis Wan Dazrin di laman Twitter.

[Gambas:Video Insertlive]



(arm/fik)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER