Hoaks, Ronaldo Tidak Jadikan Hotel sebagai Rumah Sakit Pasien Corona
Agustin Dwi Anandawati |
Insertlive
Jakarta
-
Beberapa hari lalu, sempat beredar kabar pesebakbola Cristiano Ronaldo menjadikan hotel miliknya sebagai rumah sakit sementara bagi para pasien positif corona COVID-19.
Namun, dilansir dari media Spanyol, pihak pengelola hotel membantah berita tersebut.
Menurut dia, hotel yang berada di Lisbon dan Madeira itu masih menerima tamu dan tetap berjalan selayaknya hotel pada umumnya. Pihak hotel pula mengaku banyak mendapatkan telepon dari wartawan terkait kabar ini.
"Kami adalah hotel. Kami tidak akan jadi rumah sakit. Hari-hari kami sama seperti yang lain dan masih tetap hotel. Kami sudah berulang kali ditelepon oleh wartawan. Semoga hari Anda menyenangkan," kata pihak hotel seperti dilansir RT.com.
Sempat dikatakan pula jika Cristiano Ronaldo tidak akan memungut biaya bagi para pasien corona COVID-19. Ia bahkan bersedia memberikan gaji kepada para perawat dan dokter menggunakan uang pribadinya.
Kini diketahui Cristiano Ronaldo tengah berada di pulau pribadi di Pasifik yang dibelinya secara khusus untuk melindungi keluarganya dari penyebaran virus corona COVID-19. (agn/syf)
Advertisement
Namun, dilansir dari media Spanyol, pihak pengelola hotel membantah berita tersebut.
Menurut dia, hotel yang berada di Lisbon dan Madeira itu masih menerima tamu dan tetap berjalan selayaknya hotel pada umumnya. Pihak hotel pula mengaku banyak mendapatkan telepon dari wartawan terkait kabar ini.
"Kami adalah hotel. Kami tidak akan jadi rumah sakit. Hari-hari kami sama seperti yang lain dan masih tetap hotel. Kami sudah berulang kali ditelepon oleh wartawan. Semoga hari Anda menyenangkan," kata pihak hotel seperti dilansir RT.com.
Sempat dikatakan pula jika Cristiano Ronaldo tidak akan memungut biaya bagi para pasien corona COVID-19. Ia bahkan bersedia memberikan gaji kepada para perawat dan dokter menggunakan uang pribadinya.
Kini diketahui Cristiano Ronaldo tengah berada di pulau pribadi di Pasifik yang dibelinya secara khusus untuk melindungi keluarganya dari penyebaran virus corona COVID-19. (agn/syf)