Perihal Warisan Lina dan Sule Batal Nikah, Putri Delina Bungkam
Madeleine Mekel |
Insertlive
Jakarta
-
Warisan yang ditinggalkan almarhum Lina Jubaedah masih menjadi polemik. Diketahui Lina meninggalkan sejumlah warisan untuk para anak-anaknya.
Jumlah warisan itu diketahui bernilai hingga Rp12 miliar. Adapun warisan yang ditinggalkan Lina itu berupa tanah hingga sejumlah properti.
"Ya sekitar Rp10 miliar, mungkin kalau sama utang lebih kali. Ada tanah di Cicalengka, Banjaran, ada banyaklah tanah, terus rumah di Majalaya, Cihideung, Parompong, terus ada kos-kosan, ada ruko juga," kata Teddy kepada Insertlive, Rabu (11/3).
Selain itu awak media juga membahas soal rencana pernikahan Sule yang batal dilaksanakan. Sule disebut gagal mempersunting seorang pramugari dan mengaku ingin fokus membahagiakan anak-anak.
"Untuk saat ini belum ke arah nikah. Gue pengin anak-anak bahagia dulu. Kalau anak-anak sudah bilang ayah kok sendiri aja, baru gue (nikah)." ucap Sule.
Namun lagi-lagi Delina lebih memilih diam perihal kabar ayahnya yang batal menikah. Sesekali Delina hanya terlihat tersenyum sembari berjalan meninggalkan para awak media.
(ikh/ikh)
Loading ...
Jumlah warisan itu diketahui bernilai hingga Rp12 miliar. Adapun warisan yang ditinggalkan Lina itu berupa tanah hingga sejumlah properti.
"Ya sekitar Rp10 miliar, mungkin kalau sama utang lebih kali. Ada tanah di Cicalengka, Banjaran, ada banyaklah tanah, terus rumah di Majalaya, Cihideung, Parompong, terus ada kos-kosan, ada ruko juga," kata Teddy kepada Insertlive, Rabu (11/3).
Advertisement
Selain itu awak media juga membahas soal rencana pernikahan Sule yang batal dilaksanakan. Sule disebut gagal mempersunting seorang pramugari dan mengaku ingin fokus membahagiakan anak-anak.
"Untuk saat ini belum ke arah nikah. Gue pengin anak-anak bahagia dulu. Kalau anak-anak sudah bilang ayah kok sendiri aja, baru gue (nikah)." ucap Sule.
Namun lagi-lagi Delina lebih memilih diam perihal kabar ayahnya yang batal menikah. Sesekali Delina hanya terlihat tersenyum sembari berjalan meninggalkan para awak media.
(ikh/ikh)