Sebelum Meninggal, Rama Aiphama Mengeluh Sakit Perut dan Jatuh di Kamar
Egy Atmaja dan Febiola Tasya |
Insertlive
Jakarta
-
Penyanyi legendaris Rama Aiphama meninggal dunia, Rabu (11/3) pukul 04.30 WIB. Kepergian Rama membawa duka yang yang mendalam bagi keluarga dan sahabatnya. Putra Rama, Kemal pun menceritakan kronologi kepergian sang ayah untuk selamanya.
Menurut Kemal, ayahnya merasakan sakit perut pada sekitar jam 10 dan 11 malam, Selasa (10/3). Namun, Kemal sempat mengatakan mungkin ayahnya masuk angin.
"Jadi ceritanya setiap malam aku suka ngobrol sama ayah saya, cuma nggak menunjukkan apa-apa. Terus mulai jam 10-11 itu agak menurun, kok kayaknya sakit perut, saya bilang masuk angin." ucap Kemal saat ditemui di rumah duka di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (11/3).
Kemal pun masuk ke dalam kamarnya. Tak lama. kemudian, ia dipanggil untuk menemani ayahnya yang kondisinya semakin menurun. Ketika itu, Rama meminta anaknya itu menemani ke kamar mandi. Namun, saat itu, Rama terjatuh saat Kemal membuka pintu kamar. Setelah itu, tatapan ayahnya berubah.
"Ayah minta temenin ke toilet. Pas saya buka kamar tiba-tiba dia jatuh. Pas abis jatuh, saya coba pegangin, tapi setelah itu nggak bisa bangun lagi. Tatapannya beda, udah nggak bisa ngomong apa-apa lagi," ujar Kemal.
Keluarga Rama Aiphama sempat memanggil dokter untuk memeriksakan kondisinya. Hanya saja, dokter menyebutkan jika sang ayah sudah tiada. Rama Aiphama meninggal dunia di usia 63 tahun.
(nap/fik)
Menurut Kemal, ayahnya merasakan sakit perut pada sekitar jam 10 dan 11 malam, Selasa (10/3). Namun, Kemal sempat mengatakan mungkin ayahnya masuk angin.
Advertisement
"Jadi ceritanya setiap malam aku suka ngobrol sama ayah saya, cuma nggak menunjukkan apa-apa. Terus mulai jam 10-11 itu agak menurun, kok kayaknya sakit perut, saya bilang masuk angin." ucap Kemal saat ditemui di rumah duka di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (11/3).
"Ayah minta temenin ke toilet. Pas saya buka kamar tiba-tiba dia jatuh. Pas abis jatuh, saya coba pegangin, tapi setelah itu nggak bisa bangun lagi. Tatapannya beda, udah nggak bisa ngomong apa-apa lagi," ujar Kemal.
Keluarga Rama Aiphama sempat memanggil dokter untuk memeriksakan kondisinya. Hanya saja, dokter menyebutkan jika sang ayah sudah tiada. Rama Aiphama meninggal dunia di usia 63 tahun.
(nap/fik)