Istri Opick Dihujat Karena Unggahan Soal Virus Corona Ada di Iqra
ikh |
Insertlive
Jakarta
-
Istri Opick, Bebi Silvana mendapat hujatan karena unggahan soal virus Corona yang disebutkan dalam iqra. Bebi dianggap menyebarkan ketakutan yang berlebihan dan salah menafsirkan buku tersebut.
Dilansir dari Detik, Hujatan itu ternyata membuat Bebi merasa tidak nyaman. Ia kemudian menghapus unggahan tersebut dan mengganti dengan unggahan berisi hadis soal 'Jangan Dibalas'.
"Jika ada orang yg mencacimu dengan aib yang ia ketahui ada padamu. Janganlah kamu balas mencacinya dengan aib yg ada padanya, karena pahalanya untukmu dan dosamu untuk dia (HR. Achmad)," begitu tulisan yang diunggah Bebi.
"Tips ketika menerima cacian, hina dan fitnah. Sahabat2 semua, La Tahzan. Mereka justru sedang transfer pahala yg telah dikerjakannya! Terima kasih banyak yg telah memberikan pahalanya dengan suka rela dan keikhlasan memberi. Nuhun itulah jawaban untuk kita. Ingat ya sahabat, jangan dibalas. Biarkan semuanya Allah yg balas," katanya.
Bebi terlihat menutup kolom komentar pada unggahan tersebut. Meski begitu ungggahan Bebi itu disukai oleh lebih dari 400 orang.
(ikh/ikh)
Loading ...
Dilansir dari Detik, Hujatan itu ternyata membuat Bebi merasa tidak nyaman. Ia kemudian menghapus unggahan tersebut dan mengganti dengan unggahan berisi hadis soal 'Jangan Dibalas'.
"Jika ada orang yg mencacimu dengan aib yang ia ketahui ada padamu. Janganlah kamu balas mencacinya dengan aib yg ada padanya, karena pahalanya untukmu dan dosamu untuk dia (HR. Achmad)," begitu tulisan yang diunggah Bebi.
Advertisement
"Tips ketika menerima cacian, hina dan fitnah. Sahabat2 semua, La Tahzan. Mereka justru sedang transfer pahala yg telah dikerjakannya! Terima kasih banyak yg telah memberikan pahalanya dengan suka rela dan keikhlasan memberi. Nuhun itulah jawaban untuk kita. Ingat ya sahabat, jangan dibalas. Biarkan semuanya Allah yg balas," katanya.
Bebi terlihat menutup kolom komentar pada unggahan tersebut. Meski begitu ungggahan Bebi itu disukai oleh lebih dari 400 orang.
(ikh/ikh)