Pilu, Tangisan Dr Eva Martini Pecah di Depan Jenazah Johny Indo
Agasa Harcis |
Insertlive
Jakarta
-
Aktor senior Indonesia Johanes Hubertus Eijkenbom atau lebih populer dengan nama panggung Johny Indo meninggal dunia hari ini Minggu (26/1) pada pukul 7.30 WIB pada usia 72 tahun.
Berdasarkan penjelasan dari istri kedua almarhum bernama Diana, Johny Indo meninggal setelah jatuh sakit selama dua minggu.
Hari ini Senin (27/1) menjelang pemakaman, Dr Eva Martini datang ke rumah Johny Indo di kawasan Tangerang.
Mengenakan baju serba hitam dengan rambut terikat, Dr Eva Martini duduk di samping jenazah sang ayahanda.
Tak kuasa menahan kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam, dokter yang akrab disapa keluarga dengan panggilan Tini tersebut menangis meraung-raung.
Terdengar Tini menyebutkan nama Papi berulang-ulang kali.
"Papi maafin Tini yah Pi, Papi.." ucap Dr Eva Martini sembari menangis tersedu-sedu.
"Maafin Tini Pi belum bisa kasih apa-apa," sambungnya.
Berdasarkan penjelasan Diana, selama Johny Indo sakit, Tini merupakan sosok yang memberikan perawatan menyeluruh untuk almarhum.
Oleh karena kondisi finansial Diana yang tidak stabil, dia dan sang putra Muhammad Bilah menyerahkan Johny kepada Tini.
"Maksudnya biar papa makan enak, hidup enak, kalau ikut saya susah, yah saya ngalah," sebut Diana.
(syf/syf)
Berdasarkan penjelasan dari istri kedua almarhum bernama Diana, Johny Indo meninggal setelah jatuh sakit selama dua minggu.
Advertisement
Hari ini Senin (27/1) menjelang pemakaman, Dr Eva Martini datang ke rumah Johny Indo di kawasan Tangerang.
Mengenakan baju serba hitam dengan rambut terikat, Dr Eva Martini duduk di samping jenazah sang ayahanda.
Tak kuasa menahan kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam, dokter yang akrab disapa keluarga dengan panggilan Tini tersebut menangis meraung-raung.
Terdengar Tini menyebutkan nama Papi berulang-ulang kali.
"Papi maafin Tini yah Pi, Papi.." ucap Dr Eva Martini sembari menangis tersedu-sedu.
"Maafin Tini Pi belum bisa kasih apa-apa," sambungnya.
Berdasarkan penjelasan Diana, selama Johny Indo sakit, Tini merupakan sosok yang memberikan perawatan menyeluruh untuk almarhum.
Oleh karena kondisi finansial Diana yang tidak stabil, dia dan sang putra Muhammad Bilah menyerahkan Johny kepada Tini.
"Maksudnya biar papa makan enak, hidup enak, kalau ikut saya susah, yah saya ngalah," sebut Diana.
(syf/syf)