Demam TikTok Makin Menjamur, Ini Kata Koreografer Ari Tulang
aca |
Insertlive
Jakarta
-
Pengguna aplikasi TikTok belakangan ini semakin menjamur. Meski sempat mendapat penolakan dan protes keras dari sebagian kalangan, aplikasi pembuat video pendek itu justru semakin digemari.
Beragam koreografi unik pun mulai bermunculan dan banyak diperagakan penggunanya, terutama kaum millenial. Ari Tulang sebagai koreografer pun mengaku senang melihat fenomena tersebut.
"Seneng dong. Karena kan aku lihat ada beberapa yang biasanya tidak menari dan tidak bisa menari tapi akhirnya mereka punya effort untuk bikin koreografi," ujarnya dilansir dari Detik.com.
"Dengan cara menari (di TikTok), buat kita jadi, oh ternyata menari bisa diterima dengan nyaman oleh orang-orang yang tidak biasa menari," imbuhnya.
Apalagi dengan adanya sejumlah artis yang jarang terlihat menari, kini jadi ikut memperagakan gerakan tarian saat bermain Tik Tok tersebut.
"Ada om Slamet Rahardjo, ada bang Rano (Karno). Itu kan bagian dari strategi juga untuk promosi," sebut Ari Tulang.
Meski begitu, Ari yang sehari-hari bekerja sebagai koreografer ternyata mengaku belum pernah mencoba aplikasi tersebut. "Cuman aku sendiri malah belum punya, mungkin karena tiap hari nari," ucap Ari Tulang.
(aca/aca)
Loading ...
Beragam koreografi unik pun mulai bermunculan dan banyak diperagakan penggunanya, terutama kaum millenial. Ari Tulang sebagai koreografer pun mengaku senang melihat fenomena tersebut.
Advertisement
"Seneng dong. Karena kan aku lihat ada beberapa yang biasanya tidak menari dan tidak bisa menari tapi akhirnya mereka punya effort untuk bikin koreografi," ujarnya dilansir dari Detik.com.
"Dengan cara menari (di TikTok), buat kita jadi, oh ternyata menari bisa diterima dengan nyaman oleh orang-orang yang tidak biasa menari," imbuhnya.
Apalagi dengan adanya sejumlah artis yang jarang terlihat menari, kini jadi ikut memperagakan gerakan tarian saat bermain Tik Tok tersebut.
"Ada om Slamet Rahardjo, ada bang Rano (Karno). Itu kan bagian dari strategi juga untuk promosi," sebut Ari Tulang.
Meski begitu, Ari yang sehari-hari bekerja sebagai koreografer ternyata mengaku belum pernah mencoba aplikasi tersebut. "Cuman aku sendiri malah belum punya, mungkin karena tiap hari nari," ucap Ari Tulang.
(aca/aca)