Heboh Prank Bunuh Diri Aida Saskia, Psikolog: Mereka Cuma Cari Followers
Insertlive |
Insertlive
Jakarta
-
Usai kejadian Aida Saskia yang melakukan prank bunuh diri lewat siaran langsung di Instagram banyak pihak yang mengecamnya. Hal ini juga menjadi pembicaraan di kalangan publik, termasuk pakar psikolog, Sonia Wibisono.
Sonia menyebut orang-orang yang melakukan prank tersebut adalah semata-mata hanya untuk mencari follower agar namanya dikenal di media sosial. Hal itu rupanya menjadi fenomena di kalangan kaum milenial.
"Cara buruk apapun harus dilakukan yang penting YouTubenya banyak yang nonton, followernya naik. Ini adalah fenomena anak milenial yang harus dikasih edukasi sama orang tua tentang hal ini," tambahnya.
Prank yang dilakukan Aida nyatanya sudah menjadi perhatian banyak pihak bahkan beberapa netizen kesal melihat prank yang tak layak dipertontonkan tersebut.
"Cari sensasi, pansos kampungan," tulis salah satu komentar di postingan Instagram milik Aida.
"Dasar pansos kampungan banget lo!," tukas lainnya.
(dis/dis)
Loading ...
Advertisement
"Cara buruk apapun harus dilakukan yang penting YouTubenya banyak yang nonton, followernya naik. Ini adalah fenomena anak milenial yang harus dikasih edukasi sama orang tua tentang hal ini," tambahnya.
Foto: Taufik Oktavianto |
Prank yang dilakukan Aida nyatanya sudah menjadi perhatian banyak pihak bahkan beberapa netizen kesal melihat prank yang tak layak dipertontonkan tersebut.
"Cari sensasi, pansos kampungan," tulis salah satu komentar di postingan Instagram milik Aida.
"Dasar pansos kampungan banget lo!," tukas lainnya.
(dis/dis)
Foto: Taufik Oktavianto