Kutu Buku Saat SMA, Maudy Koesnaedi Menangis Dapat Nilai 8
Egy Atmaja |
Insertlive
Jakarta
-
Maudy Koesnaedi mengakui bahwa saat duduk di bangku SMA ia adalah seorang kutu buku. Bahkan, Maudy menangis ketika nilai yang didapatnya tak sesuai ekspektasi.
"Karena waktu SMA tuh saya termasuk yang nerd gitu, belajar, harus punya standart yang tinggi, nilai ulangan 8 tuh nangis karena pengennya 10," ujar Maudy saat ditemui di Palinglima Polim, Jakarta Selatan (3/12).
Masa-masa bersekolah di SMA Negeri 6 Jakarta saat itu membuat Maudy selalu dirundung ketakutan.
"Setiap mau terima raport itu deg-degan takut nggak lulus, padahal rangking 2, selalu seperti itu," kata Maudy.
Kini, Maudy dan para alumni dari SMA Negeri 6 Jakarta akan segera menggelar acara reuni akbar yang bertajuk Sixerhood Celebration 2019.
Loading ...
"Karena waktu SMA tuh saya termasuk yang nerd gitu, belajar, harus punya standart yang tinggi, nilai ulangan 8 tuh nangis karena pengennya 10," ujar Maudy saat ditemui di Palinglima Polim, Jakarta Selatan (3/12).
Masa-masa bersekolah di SMA Negeri 6 Jakarta saat itu membuat Maudy selalu dirundung ketakutan.
"Setiap mau terima raport itu deg-degan takut nggak lulus, padahal rangking 2, selalu seperti itu," kata Maudy.
Advertisement
Kini, Maudy dan para alumni dari SMA Negeri 6 Jakarta akan segera menggelar acara reuni akbar yang bertajuk Sixerhood Celebration 2019.
Jangan lewatkan kisah pilu mengharukan mengenai seorang bayi yang ditinggalkan di panti asuhan oleh kedua orang tua dengan klik banner di bawah ini:
(yoa/yoa)