3 Tips Entrepreneur Sukses Ala Stafsus Milenial, Putri Tanjung

aca - INSERTLIVE
Selasa, 03 Dec 2019 17:16 WIB
3 Tips Entrepreneur Sukses Ala Stafsus  Milenial, Putri Tanjung
Jakarta, Insertlive - Anak pebisnis Chairul Tanjung, Putri Indahsari Tanjung, serius mengikuti jejak sang ayah mengepakkan sayapnya di dunia bisnis. Ia bahkan sudah mulai berwirausaha sejak usia 15 tahun.

Putri pun membagikan kiat-kiat suksesnya dalam merintis bisnis saat acara Talkshow Millennial: Creativity Innovation Entrepreneurship di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (02/12).


Dalam acara tersebut, Putri membicarakan industri yang kian berkembang. Pekerjaan manusia nantinya juga akan digantikan dengan robot. Untuk itu, Putri memberikan kunci untuk terus bisa berperan sebagai pelaku bisnis.

"Pekerjaan akan hilang digantikan teknologi. Orang harus bisa mengubah mindset mereka. Kuncinya adalah creativity, innovation, dan collaboration," ujarnya seperti dilansir dari CNBC Indonesia.

Selain itu, ia juga memperkenalkan perputaran pola pikir dengan 6 inovasi, yaitu improve (memperbarui/memperbaiki), identify (mengindetifikasi), ignite (menyalakan atau memulai), investigate (memeriksa hasil), invest (mulai berinvestasi dengan dana yang sudah disepakati), dan implement (melaksanakan inovasi) yang berputar pada purpose (tujuan).

"Semua ini butuh proses dan kegagalan adalah pelajaran yang harus diterima. Mulai belajar mencintai prosesnya. Proses adalah kuncinya," lanjut Putri.

Putri juga menyarankan untuk menjauhi 6 pola pikir jika ingin menjadi pengusaha sukses. Pertama adalah Hero Mindset, yaitu pola pikir yang membuat orang bekerja sendirian tanpa memperdulikan sekitar.

Putri TanjungPutri Tanjung/ Foto: Youtube/Deddy Corbuzier

Ada juga Order-Take Mindset, yaitu orang yang bekerja sesuai dengan arahan saja, tidak memiliki gebrakan dalam pekerjaannya. Ketiga ada Waterfall Mindset, yaitu pola pikir menyerah duluan sebelum memulai atau mengambil langkah pertama.

Ada pula Role-Identification Mindset, yang hanya bekerja untuk memperlihatkan pencapaian peran mereka. Selanjutnya ada Component Mindset yang hanya fokus pada pekerjaan yang ia pegang, tidak melihat orang lain.

"Yang terakhir ada Quick & Dirty Mindset yang hanya memikirkan hasil akhir, bukan prosesnya. Ini yang tadi saya bilang, mulai belajar mencintai prosesnya, karena proses adalah kunci," paparnya.

Kembali merujuk pada data Economic Forum, Putri menjelaskan 10 skill yang diperlukan pada 2020. Kesepuluh skill tersebut adalah; complex problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligence, judgment and desicion making, service orientation, negotiation, dan cognitive flexibility.

"Yang tersulit itu adalah emotional intelligence, karena kita diharuskan tidak boleh baper atau membawa perasaan saat membangun bisnis. Kalaupun baper, harus segera pulih kembali. Saya pun masih agak sulit mengontrol ini," ungkap Putri.

Putri Indahsari Tanjung percaya sebagai salah satu staf khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, ia aktif di bidang entrepeneur sebagai founder dan CEO di agensi EO Creativepreneur Creator. 

[Gambas:Video Insertlive]


Kisah selebriti ada yang menyenangkan, ada yang menyedihkan. Tapi kisah bayi yang dibuang di Bekasi berikut ini sudah pasti membuat hati terenyuh. Klik di banner berikut ya, Insertizen.
Disindir Ustaz Al Habsyi, Jawaban Ustaz Yusuf Mansur Bikin AdemFoto: Banner/HaiBunda
(aca/des)
KOMENTAR
POPULER