Sambil Menangis, Istri Zul Zivilia Curhat Hartanya Habis
Daaris Nurrachmah |
Insertlive
Jakarta
-
Istri Zul Zivilia, Retno Paradinah, mengaku sangat kecewa sidang tuntutan yang dijalani sang suami kembali ditunda. Tercatat sudah enam kali penundaan dilakukan oleh pihak majelis hakim.
Retno berharap penundaan ini adalah yang terakhir. Ia juga berharap tuntutan dan vonis yang dijatuhkan nanti bisa ringan.
Ia mengaku setengah mati mencari nafkah tanpa kehadiran suaminya. "Nggak siap dengan tuntutan yang berat, apalagi saya nggak ada sosok suami setengah mati mencari nafkah," ungkapnya.
Apalagi simpanan uang Zul selama ini disebut tekah habis. Sambil menangis, Retno mengatakan sudah menjual beberapa alat musik milik Zul. Sedangkan kebutuhan untuk keseharian masih banyak, ditambah lagi ia harus menemani sang suami dan harus bolak-balik Jakarta-Makassar setiap kali sidang.
"Kalau simpanan yang kemarin-kemarin sudah habis, sudah jual alat musik juga. Sekarang di rumah tinggal piano satu, jadi kalau kami jual, sudah nggak punya apa-apa lagi," kata Retno sambil menangis.
"Bulan ini benar-benar lagi susah banget, kebutuhannya banyak banget buat bayar SPP," sambungnya.
Retno mengaku tidak enak meminta bantuan kepada keluarga dan teman-teman dekat Zul. "Teman-teman bantu doa aja sih, saya juga nggak pernah beratin teman-temannya. Kecuali Zul bilang minta tolong ke sini," ujar Retno.
(aca/aca)
Loading ...
Retno berharap penundaan ini adalah yang terakhir. Ia juga berharap tuntutan dan vonis yang dijatuhkan nanti bisa ringan.
Advertisement
Ia mengaku setengah mati mencari nafkah tanpa kehadiran suaminya. "Nggak siap dengan tuntutan yang berat, apalagi saya nggak ada sosok suami setengah mati mencari nafkah," ungkapnya.
Apalagi simpanan uang Zul selama ini disebut tekah habis. Sambil menangis, Retno mengatakan sudah menjual beberapa alat musik milik Zul. Sedangkan kebutuhan untuk keseharian masih banyak, ditambah lagi ia harus menemani sang suami dan harus bolak-balik Jakarta-Makassar setiap kali sidang.
Zul Zivilia dan Retno Paradinah/ Foto: Insertlive |
"Kalau simpanan yang kemarin-kemarin sudah habis, sudah jual alat musik juga. Sekarang di rumah tinggal piano satu, jadi kalau kami jual, sudah nggak punya apa-apa lagi," kata Retno sambil menangis.
"Bulan ini benar-benar lagi susah banget, kebutuhannya banyak banget buat bayar SPP," sambungnya.
Retno mengaku tidak enak meminta bantuan kepada keluarga dan teman-teman dekat Zul. "Teman-teman bantu doa aja sih, saya juga nggak pernah beratin teman-temannya. Kecuali Zul bilang minta tolong ke sini," ujar Retno.
(aca/aca)
Zul Zivilia dan Retno Paradinah/ Foto: Insertlive