Derita Kania 'Bintang Pantura', Disiksa & Dinafkahi Rp50 Ribu per Hari
Derita Kania 'Bintang Pantura', Disiksa & Dinafkahi Rp50 Ribu per Hari
Membingkai mahligai rumah tangga yang indah menjadi impian semua manusia yang memang diatur untuk hidup berpasang-pasangan.Hal itu nyatanya terjadi pada kehidupan rumah tangga penyanyi dangdut Kania. Berbagai berita mencuat menyebut bahwa Kania menjadi korban KDRT sang suami. Tak cukup di situ, Kania juga difitnah suaminya sebagai penyuka sesama jenis.
Alami KDRT
Pada 10 November, Kania melalui laman Instagram miliknya mengunggah potret dirinya yang memperlihatkan banyak lebam di tangan kanannya.Ia menceritakan kisah pilunya bahwa dirinya mengalami kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan suaminya. Suami Kania adalah seorang arranger lagu fenomenal 'Lagi Syantik', DJ Donal.
Diceritakan oleh Kania di keterangan unggahan tersebut bahwa luka tersebut hanya sebagian saja, namun luka batin masih membekas.
"Mungkin ini hanya sebagian dari beberapa cerita kesedihan saya... Hingga detik ini luka di hati saya masih membekas dan sulit rasanya untuk melupakan semua kenangan buruk itu," tulisnya di unggahan foto tersebut.
Ternyata bukan hanya di bagian tangannya, Nia juga kerap mendapat perlakuan kasar seperti didorong ke lemari oleh Donal, dijedoti hingga dilempar ke kasur.
Dinafkahi Rp50 ribu per hari
Fakta mengejutkan lainnya, setelah menikah pada April 2019 lalu, Kania hanya dinafkahi sebesar Rp50 ribu per hari. Namun, ternyata ia kerap tak mendapatkan haknya tersebut .
"Dia tidak terbuka soal keuangan. Tiap hari saya dinafkahin Rp 50-100 ribu per hari dan itu pun ndak setiap hari. Kadang dikasih, kadang nggak," ujarnya seperti dikutip dari detikcom.
Padahal, Nia kerap menemukan banyak uang hingga puluhan juta di tas atau saku celana milik sang suami. Namun, ia tetap tak menerima uang lebih dari yang biasanya ia terima dari suaminya tersebut.
"Saya sering kali menemukan uang jutaan di tas dia atau di saku celana dia, tapi dia selalu bilang nggak ada duit. Nia sering banyak informasi dan tahu kalau dia dapat uang puluhan juta, tetapi nggak pernah sampai ke Nia, ke telinga Nia, tetap saja Nia dikasihnya segitu," ungkapnya.
Tersiksa Saat Hubungan Intim
Menjalani pernikahan selama tujuh bulan, nyatanya Kania tidak mendapat kenyamanan saat melakukan hubungan 'intim'. Ia kerap mendapat perlakuan kasar saat berhubungan intim.
Ia juga kerap ditampar ketika melakukannya hingga Nia mengalami kesakitan dan bagian wajahnya mengalami dislokasi yang menyebabkan rahangnya bergeser.
Tak hanya itu saja, ia juga menyebut bahwa Donal selalu emosi saat tak diberikan 'jatah'
"Awal-awal nikah iya (sewot saat nggak dikasih hubungan)," tutur Nia, seperti dikutip dari detikcom.
Dikekang dan Disebut Lesbian
Karena kesal kerap dikekang dan dibatasi soal pergaulannya, Kania mengungkapkan bahwa suaminya sering menyebutnya sebagai seorang penyuka sesama jenis.
Tak hanya itu, sikap pencemburu sang suami juga dianggapnya terlalu berlebihan karena membatasi segala pergaulan dan sosialisasinya.
"Sampai-sampai telepon cewek aja dibilang lesbi. Nia bersosialisasi dibatasi, ternyata mungkin baru sekarang terbongkar alasan dia membatasi Nia bergaul dan bersosialisasi," papar Nia dikutip dari detikcom.
Orangtua Sakit Lihat Nia Dianiaya
Mendengar sang anak, Kania kerap disiksa tak wajar oleh sang suami, DJ Donal yang baru dinikahinya selama tujuh bulan. Kania menyebut bahwa sang ayah sedang sakit keras.
Bahkan, karena melihat Nia selalu dianiaya, ayahnya sampai harus dirawat di rumah sakit.
"Orangtua Nia sekarang sakit keras. Bapak Nia sekarang dirawat di rumah sakit sudah satu minggu. Karena mungkin kepikiran," ujarnya seperti dikutip dari detikcom.
Ajukan Gugatan Cerai
Tak tahan kerap mendapatkan kekerasan dan mendapat banyak perlakuan tak wajar dari sang suami, DJ Donal, Kania akhirnya memilih untuk menggugat cerai Donal di Pengadilan Agama Soreang, Bandung.
Pernikahan yang baru berjalan selama tujuh bulan ini ternyata membuat Nia harus menderita hingga membuat sang ayah sakit keras dan dirawat di rumah sakit.
"Sudah masuk gugatan ke pengadilan sekitar tiga hari yang lalu," ujarnya dikutip dari detikcom.
(dis/fik)