Ternyata, Tasya Farasya Pernah Alami Anoreksia dan Bullimia
DIS |
Insertlive
Jakarta
-
Tasya Farasya, beauty vlogger yang memiliki tubuh langsing dengan penampilan yang menawan ini membuat banyak kaum hawa iri.
Namun, siapa sangka ternyata Tasya dulu bertubuh gempal bahkan mencapai bobot 80 kilogram.
Diakui Tasya, karena termotivasi untuk kurus hingga saat SMP Tasya mencoba untuk melakukan diet yang tak sehat tanpa melalui ilmu dan teori apapun.
"Sampai pas SMP, aku pertama kali diet. Aku terpacu kalau di rumah aku sendiri yang enggak muat bajunya gitu-gitu. Terus kepikiran buat diet. Aku makan cuman 3 hari sekali yang cuman sayuran. Terus, aku tiap harinya minum diet coke yang 1,5 liter sama apel ijo. Kalau malem kelaperan," ungkapnya.
Akhirnya karena aku mau olahraga, aku imbangin sama lari-lari keliling meja makan selama 1 jam karena targetku itu 1 kg per hari. Akhirnya aku berhasil dari 80kg sampe 46 kg saat itu. Semua orang kaget," paparnya lebih lanjut.
Namun, semakin kurus, Tasya malah merasakan adanya kejanggalan di tubuhnya. Ia merasa jadwal menstruasinya tak beres yang akhirnya dokter mendiagnosa bahwa ia menderita anoreksia dan bullimia.
"Terus, aku bingung karena menstruasi aku nggak beres. Terus, dulu luka di tangan aku gak sembuh-sembuh dan tangan aku selalu dingin. Pas pergi ke dokter gizi aku dibilang kalo aku anoreksia dan bullimia," tukasnya.
Kini, tubuh langsing Tasya pun didapat melalui makanan sehat dan rajin berolahraga.
(dis/syf)
Loading ...
Namun, siapa sangka ternyata Tasya dulu bertubuh gempal bahkan mencapai bobot 80 kilogram.
Advertisement
Diakui Tasya, karena termotivasi untuk kurus hingga saat SMP Tasya mencoba untuk melakukan diet yang tak sehat tanpa melalui ilmu dan teori apapun.
"Sampai pas SMP, aku pertama kali diet. Aku terpacu kalau di rumah aku sendiri yang enggak muat bajunya gitu-gitu. Terus kepikiran buat diet. Aku makan cuman 3 hari sekali yang cuman sayuran. Terus, aku tiap harinya minum diet coke yang 1,5 liter sama apel ijo. Kalau malem kelaperan," ungkapnya.
Tasya Farasya/ Foto: YouTube.com/tasyafarasya |
Akhirnya karena aku mau olahraga, aku imbangin sama lari-lari keliling meja makan selama 1 jam karena targetku itu 1 kg per hari. Akhirnya aku berhasil dari 80kg sampe 46 kg saat itu. Semua orang kaget," paparnya lebih lanjut.
Namun, semakin kurus, Tasya malah merasakan adanya kejanggalan di tubuhnya. Ia merasa jadwal menstruasinya tak beres yang akhirnya dokter mendiagnosa bahwa ia menderita anoreksia dan bullimia.
"Terus, aku bingung karena menstruasi aku nggak beres. Terus, dulu luka di tangan aku gak sembuh-sembuh dan tangan aku selalu dingin. Pas pergi ke dokter gizi aku dibilang kalo aku anoreksia dan bullimia," tukasnya.
Kini, tubuh langsing Tasya pun didapat melalui makanan sehat dan rajin berolahraga.
(dis/syf)
Tasya Farasya/ Foto: YouTube.com/tasyafarasya