Viral Aksi Heroik Suami Selamatkan Istri dari Lilitan Ular Piton di Aceh
ikh |
Insertlive
Jakarta
-
Supriadi mendadak viral berkat aksi heroik menyelamatkan sang istri, Jamilah dari serangan ular piton. Peristiwa itu terjadi saat Jamilah dan sang suami pergi ke kebun di kawasan Birem Bayeun, Aceh Timur.
Setiap menjelang pagi, Supriadi dan Jamilah rutin pergi ke kebun. Saat di perjalanan, Supriadi memutuskan naik ke bukit untuk melihat kebun karet, sedangkan Jamilah melanjutkan perjalanan ke sawah.
Kemudian Jamilah melewati parit untuk bisa mengakses ladangnya. Setelah melewati jarak 30 meter dari parit tersebut, tiba-tiba Jamilah merasa ada sesuatu yang mencengkeram kakinya.
Beruntung Jamilah masih berdiri dan bertumpu pada sebatang kayu korek. Sehingga ia tak langsung jatuh usai digigit dan dililit ular piton.
Jamilah lantas berteriak dan meminta pertolongan. Supriadi yang mendengar teriakan minta tolong langsung turun dari bukit.
Betapa terkejutnya Supriadi ketika melihat ular piton sedang mencengkeram sang istri. Tanpa berpikir panjang, ia langsung menebas kepala ular tersebut menggunakan sebilah parang hingga mati.
Setelah melepas lilitan ular, Supriadi segera membawa sang istri ke RSUD Langsa. Setelah mendapat perawatan intensif, kondisi kaki Jamilah berangsur pulih.
(ikh/fik)
Loading ...
Kemudian Jamilah melewati parit untuk bisa mengakses ladangnya. Setelah melewati jarak 30 meter dari parit tersebut, tiba-tiba Jamilah merasa ada sesuatu yang mencengkeram kakinya.
Advertisement
Beruntung Jamilah masih berdiri dan bertumpu pada sebatang kayu korek. Sehingga ia tak langsung jatuh usai digigit dan dililit ular piton.
Jamilah lantas berteriak dan meminta pertolongan. Supriadi yang mendengar teriakan minta tolong langsung turun dari bukit.
Betapa terkejutnya Supriadi ketika melihat ular piton sedang mencengkeram sang istri. Tanpa berpikir panjang, ia langsung menebas kepala ular tersebut menggunakan sebilah parang hingga mati.
Setelah melepas lilitan ular, Supriadi segera membawa sang istri ke RSUD Langsa. Setelah mendapat perawatan intensif, kondisi kaki Jamilah berangsur pulih.
(ikh/fik)