Kisah Horor Penghuni Menara Saidah Suka Pesan Ojek Online

Raden Al Falah - INSERTLIVE
Kamis, 03 Oct 2019 17:17 WIB
Awal Kisah Mistis Menara Saidah
Jakarta, Insertlive - Menara Saidah kembali ramai diperbincangkan masyarakat Indonesia. Gedung yang menyimpan banyak kisah horor tersebut memang cukup menakutkan. Tak sedikit orang yang mengalami kisah mistis selama berada di dalam menara setinggi 94 meter tersebut. 

Berdasarkan penelusuran tim Insert, ketua RT 01, Alam, mengatakan Menara Saidah  telah kosong sejak 2007 silam.

Alam (Ketua RT 01)Alam (Ketua RT 01)/ Foto: Raden Al Falah

"2007 mulai kosong, gara-gara krisis monoter itu sewanya dinaikin jadi satu persatu keluar-keluar gitu, enggak sesuai dengan income-nya," ucap Alam di Cikoko, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).


Nah, semenjak menara menjadi kosong banyak kejadian-kejadian aneh yang terjadi di gedung tersebut. Bahkan beberapa warga yang tinggal di sekitar, pernah melihat dan merasakan hal-hal mistis.

"Ada sih orang-orang sini ngelihat ular, siluman gitu, tapi enggak semua (warga yang merasakan hal mistis)," cerita Alam.

Alam dan beberapa warga sekitar pernah membantu satpam menghalangi orang-orang yang ingin masuk ke dalam Menara Saidah.

"Saya juga di sini ngebantu (satpam) kok kalo ada yang masuk ngelarang soalnya banyak kejadian di sini anak-anak masuk ke dalam jatuh apa gitu," ucapnya.

Bukan hanya warga sekitar, beberapa pengemudi ojek online juga pernah mendapatkan orderan palsu yang berasal dari Menara Saidah.

"Kemarin ada ojek online, fotonya ada tapi samar enggak jelas di aplikasinya terus abis dari lobi dia balik lagi terus merinding ya saya bilang udah pulang aja," cerita Alam.

Dia mengatakan pihak yang memesan ojek online adalah perempuan, laki-laki, dan orang bule. 

"Di sini juga banyak kuburan lama," sambungnya.

Terkait isu Menara Saidah yang akan dirobohkan, Alam mengatakan bahwa ia dan warga sekitar tidak setuju. Pasalnya, akan menimbulkan efek yang kurang baik bagi warga yang tinggal di sekitaran Menara Saidah.

"Diaktifkan kembali kalo dihancurkan ya merusak lingkungan warga kotoran, debu dan lagi saya rasa enggak dapat izin dari warga," tutup Alam.

[Gambas:Video Insertlive]

(agn/des)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER