Maia Estianty Sebut Suka Ciumin Kepala Botak Irwan Mussry
Syafrina Syaaf |
Insertlive
Jakarta
-
Pasangan suami istri, Maia Estianty dan Irwan Mussry, tak bisa dimungkiri selalu memperlihatkan kemesraan satu sama lain.
Keduanya begitu romantis, persis seperti terlihat pada berbagai unggahan yang ditampilkan oleh Maia Estianty di akun Instagram pribadinya.
Pada wawancara dengan Alvin, Maia mengatakan bahwa saat bersama suami dirinya menjadi manja.
Alvin terlihat kaget mendengar pernyataan Maia tersebut. Pasalnya, citra Maia merupakan seorang wanita yang mandiri dan tangguh.
Oleh karena itu, Alvin pun menanyakan apakah Maia bisa manja?
"Bisa dong, jangan salah," jawab Maia sembari tertawa.
Selain itu, Maia juga mengungkapkan bahwa saking manjanya dengan suami, dia sampai suka cium-cium kepala botak sang suami.
"Dia (Irwan Musrry) kalau bisa yah, botaknya aku cium-ciumin. Ini (kepala botak Irwan) yang dimuaaah," imbuhnya diikuti dengan derai tawa.
Fase kehidupan bersama suami keduanya ini disebut Maia sebagai tahap kebahagiaan.
Dia mengaku bahwa kondisinya sekarang merupakan doanya yang selalu berkelanjutan dari dulu sampai sekarang.
Sabar, kata Maia, menjadi kunci mendapatkan kebahagiaan.
(syf/syf)
Loading ...
Keduanya begitu romantis, persis seperti terlihat pada berbagai unggahan yang ditampilkan oleh Maia Estianty di akun Instagram pribadinya.
Advertisement
Alvin terlihat kaget mendengar pernyataan Maia tersebut. Pasalnya, citra Maia merupakan seorang wanita yang mandiri dan tangguh.
Oleh karena itu, Alvin pun menanyakan apakah Maia bisa manja?
"Bisa dong, jangan salah," jawab Maia sembari tertawa.
Selain itu, Maia juga mengungkapkan bahwa saking manjanya dengan suami, dia sampai suka cium-cium kepala botak sang suami.
"Dia (Irwan Musrry) kalau bisa yah, botaknya aku cium-ciumin. Ini (kepala botak Irwan) yang dimuaaah," imbuhnya diikuti dengan derai tawa.
Fase kehidupan bersama suami keduanya ini disebut Maia sebagai tahap kebahagiaan.
Dia mengaku bahwa kondisinya sekarang merupakan doanya yang selalu berkelanjutan dari dulu sampai sekarang.
Sabar, kata Maia, menjadi kunci mendapatkan kebahagiaan.
(syf/syf)