Lepas Hijab, Marshanda: Jangan Takut karena Pandangan Orang
des |
Insertlive
Jakarta
-
Beberapa waktu lalu, Marshanda memutuskan untuk tidak lagi mengenakan hijab. Tak ayal, pilihannya tersebut pun mendatangkan berbagai hujatan dan kritik tidak sedap pada dirinya.
Hujatan yang datang, kata Marshanda, harus disikapi dengan kejujuran dari diri sendiri.
Setiap orang, menurut dia, punya pembagian untuk melakukan kesalahan. Dia pun mengakui bahwa dirinya banyak melakukan kesalahan dalam kehidupannya.
"Semua orang punya jatah bikin salah itu adalah hak asasi, kasihan kalau dimarahin. Izinkan siapa pun itu bikin salah karena itu bikin orang jadi pintar dan izinkan dirimu bikin salah maafkan dirimu," sambungnya lagi.
"Kamu enggak salah sayang, kamu hanya mengalami proses dan proses itu harus dihormati. Kamu hanya perlu dikelilingi orang-orang yang sayang sama kamu dan menghargai proses itu," tegas ibu dari Sienna tersebut.
Oleh karena itu, Marshanda tidak terlalu memusingkan pendapat orang lain pada dirinya.
"Berikan mereka waktu karena mereka tidak kenal kita. Biarkan waktu yang berbicara, ikuti kata hati kalian dan aku percaya Allah itu memaafkan kesalahan hambanya. Sekalipun salah tetap disayang Allah," tutupnya.
(syf/syf)
Loading ...
Hujatan yang datang, kata Marshanda, harus disikapi dengan kejujuran dari diri sendiri.
Advertisement
"Semua orang punya jatah bikin salah itu adalah hak asasi, kasihan kalau dimarahin. Izinkan siapa pun itu bikin salah karena itu bikin orang jadi pintar dan izinkan dirimu bikin salah maafkan dirimu," sambungnya lagi.
"Kamu enggak salah sayang, kamu hanya mengalami proses dan proses itu harus dihormati. Kamu hanya perlu dikelilingi orang-orang yang sayang sama kamu dan menghargai proses itu," tegas ibu dari Sienna tersebut.
Oleh karena itu, Marshanda tidak terlalu memusingkan pendapat orang lain pada dirinya.
"Berikan mereka waktu karena mereka tidak kenal kita. Biarkan waktu yang berbicara, ikuti kata hati kalian dan aku percaya Allah itu memaafkan kesalahan hambanya. Sekalipun salah tetap disayang Allah," tutupnya.
(syf/syf)