Ke Singapura Untuk Rutin Check Up, Sakit Apa Raditya Dika?
DIS |
Insertlive
Jakarta
-
Raditya Dika beberapa hari lalu terlihat tengah di perjalanan menuju ke Singapura bersama keluarga kecilnya.
Kedatangannya kesana ternyata bukan untuk berlibur atau sekedar jalan-jalan, melainkan untuk melakukan checkup penyakitnya.
Mengidap penyakit autoimun sejak lama yang diidap Radit mengharuskannya checkup setahun sekali di Singapura.
"Gue tiap setahun sekali bakal ke rumah sakit yang sama di Singapura," tambahnya.
Dilansir dari CNN, penyakit yang diderita oleh Raditya Dika ini merupakan penyakit yang menganggu sistem kekebalan tubuh yang akan menyebabkan aktivitas imun menjadi abnormal.
Bila sistem kekebalan tubuh bekerja normal, sistem kekebalan akan membantu tubuh melawan berbagai penyakit yang disebabkan bakteri atau virus.
Akan tetapi, pada penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh justru bekerja berlebihan sehingga menyerang atau merusak jaringan di dalam tubuh.
Seperti yang diketahui, penyakit Raditya Dika hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebabnya. Bahkan, kesembuhan dari penyakit dikatakan minim dan tidak pernah benar-benar bisa sembuh total.
(dis/dis)
Loading ...
Advertisement
Mengidap penyakit autoimun sejak lama yang diidap Radit mengharuskannya checkup setahun sekali di Singapura.
"Gue tiap setahun sekali bakal ke rumah sakit yang sama di Singapura," tambahnya.
Raditya Dika/ Foto: youtube/radityadika |
Dilansir dari CNN, penyakit yang diderita oleh Raditya Dika ini merupakan penyakit yang menganggu sistem kekebalan tubuh yang akan menyebabkan aktivitas imun menjadi abnormal.
Bila sistem kekebalan tubuh bekerja normal, sistem kekebalan akan membantu tubuh melawan berbagai penyakit yang disebabkan bakteri atau virus.
Akan tetapi, pada penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh justru bekerja berlebihan sehingga menyerang atau merusak jaringan di dalam tubuh.
Seperti yang diketahui, penyakit Raditya Dika hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebabnya. Bahkan, kesembuhan dari penyakit dikatakan minim dan tidak pernah benar-benar bisa sembuh total.
(dis/dis)
Raditya Dika/ Foto: youtube/radityadika