KPI Larang Siaran Langsung Proses Mualaf Deddy Corbuzier
InsertLive |
Insertlive
Jakarta
-
Keinginan menjadi mualaf Deddy Corbuzier rencananya akan disiarkan secara langsung di televisi.
Namun, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan imbauan untuk agar tidak menayangkan proses mualaf Deddy tersebut.
Gus Miftah mengaku bahwa dirinya baru mendapatkan kabar tersebut. Jadi, mereka pun harus mengikuti aturan dan tidak menayangkan proses Deddy mengucapkan dua kalimat syahadat.
"Iya, kita mendapatkan imbauan dari KPI seperti itu," imbuhnya.
Dia menambahkan bahwa proses mualaf Deddy tidak akan ditunda. Mantan mentalis tersebut tetap akan bersyahadat untuk menjadi muslim pada tanggal 21 Juni 2019 mendatang.
"Kemarin-kemarin kan yang berkeinginan di televisi itu sebenarnya bukan saya, bukan Deddy, tapi keinginan masyarakat luas supaya syiar kan. Lalu, begitu ada larangan dari imbauan KPI seperti itu, ya mau enggak mau kita enggak bisa kan," urainya.
Dia mengungkapkan bahwa waktu sudah pasti sesuai rencana, tetapi lokasi di mana Deddy akan menjadi mualaf masih belum pasti.
(syf/syf)
Loading ...
Namun, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan imbauan untuk agar tidak menayangkan proses mualaf Deddy tersebut.
Advertisement
Gus Miftah mengaku bahwa dirinya baru mendapatkan kabar tersebut. Jadi, mereka pun harus mengikuti aturan dan tidak menayangkan proses Deddy mengucapkan dua kalimat syahadat.
"Iya, kita mendapatkan imbauan dari KPI seperti itu," imbuhnya.
Dia menambahkan bahwa proses mualaf Deddy tidak akan ditunda. Mantan mentalis tersebut tetap akan bersyahadat untuk menjadi muslim pada tanggal 21 Juni 2019 mendatang.
"Kemarin-kemarin kan yang berkeinginan di televisi itu sebenarnya bukan saya, bukan Deddy, tapi keinginan masyarakat luas supaya syiar kan. Lalu, begitu ada larangan dari imbauan KPI seperti itu, ya mau enggak mau kita enggak bisa kan," urainya.
Dia mengungkapkan bahwa waktu sudah pasti sesuai rencana, tetapi lokasi di mana Deddy akan menjadi mualaf masih belum pasti.
(syf/syf)