Keluarga Wartawan Dipukuli Saat Liburan di Puncak Cisarua

Annisa Sudrajat - INSERTLIVE
Selasa, 11 Jun 2019 10:40 WIB
Keluarga Wartawan Dipukuli Saat Liburan di Puncak Cisarua
Jakarta, Insertlive - Satu keluarga asal Jakarta yang sedang berlibur menjadi korban pemukulan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Kejadian tersebut bermula ketika Aden yang merupakan wartawan CNBC sedang berlibur bersama keluarganya di sebuah vila di wilayah puncak Cisarua, Bogor.

Kondisi jalan pada saat itu memang sedang padat dan macet. Alhasil, Aden dan keluarganya yang beriringan menggunakan dua mobil memilih untuk mencari jalur alternatif.


Kemudian, mereka pun menemukan jalur alternatif melewati perkampungan. Kondisi jalan yang cukup sempit membuat antrean jalan cukup panjang.

"Posisinya ada satu mobil orang lain, mobil saya, dan juga ada satu lagi mobil adik saya di belakang, terus tiba-tiba ada satu mobil ngebut, kenceng banget mau menyalip, dipinggir itu kan jurang, dia nyalip terus klaskson kenceng banget, adik saya juga akhirnya balas klakson kenceng banget, terus mobil adek saya tuh langsung ngejar," ujar Aden saat ditemui di Badan Pusat Statistik, Bogor, Senin (10/6).

Lalu, Aden menelpon istri adiknya yang berada di mobil depan. Ia menganjurkan agar sang adik tidak memperpanjang masalah tersebut.

Adiknya pun mengurungkan niat untuk mengejar mobil tadi. Namun, tanpa disangka, mobil berwarna putih tadi sudah terparkir di tengah jalan dan menghalangi iringan mobil keluarga Aden. 

Pelaku langsung menghampiri mobil korban, membuka paksa pintu mobil serta menarik baju adik Aden, dan terjadilah baku hantam antara korban serta pelaku.

Ibu Aden CNBCFoto: Annisa Sudrajat
Ibu Aden CNBC

Tak hanya adik Aden yang menjadi korban,  ayah, ibu dan beberapa sanak keluarga juga menjadi sasaran pemukulan tersebut.

Mereka yang menjadi korban adalah Raden Nurhadi (30), Hadiawan (60), Nuni Mulyati (55), Hadisofyan (19), Agus (28), dan Rizki (26).

"Bapak yang sedang stroke ikut menjadi korban, ibu juga ikut diinjek-injek, dipukulin, jilbab saat itu sampe terlepas dan dijambak," ujar Aden.

Namun, berkat pertolongan beberapa warga kampung, para korban berhasil diselamatkan dari pemukulan tersebut. Diperkirakan ada sekitar 10 orang yang melakukan pemukulan terhadap keluarga Aden.

"Saya, Bapak dan ibu mengalami luka memar, korban paling parah adik saya, luka di kepala dan kalau bangun muntah," jelasnya. 

Aden mengaku sudah membuat laporan ke Polres Bogor terkait kejadian naas tersebut.

Rencananya akan ada mediasi antara korban dengan pihak pelaku besok, (11/6), tetapi Aden bersikeras ingin membawa kasus ini ke jalur hukum.

[Gambas:Video Insertlive]

(ikh/des)
KOMENTAR
POPULER