Dokter Sudah Angkat Tangan dengan Penyakit Ibunda Anisa Bahar
Agustin Nanda |
Insertlive
Jakarta
-
Pedangdut, Anisa Bahar, berbagi kisah tentang sang ibunda, Ratna Ningsih, yang tengah terbaring sakit.
Kabar terakhir, dokter yang menangani sang ibunda menyerah untuk menyembuhkan penyakit Ratna. Sebagai anak, hati Anisa langsung hancur saat mendengar pernyataan tersebut.
Ibunda Anisa sudah mengidap penyakit selama lebih dari satu tahun. Bahkan, dokter menyebut jika usia Ratna tak akan lama lagi.
"Satu tahun setengah, dokter bilang umurnya udah nggak lama lagi," imbuhnya.
Anisa berusaha sekuat tenaga dan tak akan menyerah untuk menyembuhkan penyakit Ratna. Pedangdut 42 tahun itu juga telah menempuh pengobatan non-medis untuk sang ibunda.
"Masih berobat terus pokoknya aku enggak bakalan akan nyerah sampai kapan pun, aku enggak akan nyerah aku akan berusaha semaksimal mungkin," katanya.
Sejak Ratna sakit, Anisa berusaha untuk selalu berada di sisi ibunya karena ia khawatir hal buruk tiba-tiba terjadi pada ibunda.
"Iya aku di mana-mana pengen buru-buru pulang, di mana-mana enggak tenang pasti takut ada apa-apa entar gue nyesel," tutup Anisa Bahar.
(agn/syf)
Loading ...
Kabar terakhir, dokter yang menangani sang ibunda menyerah untuk menyembuhkan penyakit Ratna. Sebagai anak, hati Anisa langsung hancur saat mendengar pernyataan tersebut.
Advertisement
Baca Juga : Ibunda Sakit Saat Ramadan, Anisa Bahar Sedih |
Ibunda Anisa sudah mengidap penyakit selama lebih dari satu tahun. Bahkan, dokter menyebut jika usia Ratna tak akan lama lagi.
"Satu tahun setengah, dokter bilang umurnya udah nggak lama lagi," imbuhnya.
Anisa berusaha sekuat tenaga dan tak akan menyerah untuk menyembuhkan penyakit Ratna. Pedangdut 42 tahun itu juga telah menempuh pengobatan non-medis untuk sang ibunda.
"Masih berobat terus pokoknya aku enggak bakalan akan nyerah sampai kapan pun, aku enggak akan nyerah aku akan berusaha semaksimal mungkin," katanya.
Sejak Ratna sakit, Anisa berusaha untuk selalu berada di sisi ibunya karena ia khawatir hal buruk tiba-tiba terjadi pada ibunda.
"Iya aku di mana-mana pengen buru-buru pulang, di mana-mana enggak tenang pasti takut ada apa-apa entar gue nyesel," tutup Anisa Bahar.
(agn/syf)