Advertisement

Video Viral Emha Ainun Najib 'Hina Jika ke Istana' yang Jadi Sorotan

nap | Insertlive
Pernyataan Cak Nun Hina Kalau ke Istana sedang menjadi sorotan.
Foto: Youtube/Najwa Shihab
Jakarta - Video potongan pernyataan budayawan Indonesia Emha Ainun Najib atau yang lebih dikenal dengan nama Cak Nun soal 'Hina Jika ke Istana' menjadi viral dan menjadi sorotan. Ia menyatakan dirinya tidak mau diundang ke Istana.

Dalam video yang beredar, Cak Nun mengatakan kedaulatan berada di tangan rakyat seutuhnya karena Indonesia adalah negara demokrasi. "Presiden kan outsorcing, buruh 5 tahun, buruh lima tahun kok manggil-manggil bos" ujar Cak Nun dan disambut tawa oleh orang-orang yang ada di situ dalam video yang beredar, Jumat (10/5)

Advertisement



Dalam kesempatan itu, ayah dari vokalis Letto, Neo ini juga menceritakan soal dirinya yang selalu konsisten dalam melakukan sesuatu. Ia menyatakan bahwa saat melakukan A maka akan dilakukan dan tidak mudah berubah.  Sikap itu berlaku hingga usianya kepala enam seperti sekarang. Hal ini juga berlaku soal dirinya yang tidak bersedia saat dipanggil Presiden ke istana. 

Ia menyatakan dirinya tak bisa dipanggil Presiden, karena ia adalah rakyat. "Saya tidak pernah mau dipanggil ke istana, dan saya tidak bangga sama sekali. Hina kalau saya ke istana," ujar suami Novia Kolopaking ini. 

Terkait pernyataannya yang viral, Cak Nun merasa heran karena hal tersebut menjadi perbincangan dan diperdebatkan. Ia merasa dirinya bukan orang penting. "Wong saya nggak punya fungsi apa-apa, nggak punya pengaruh apa-apa, cuma itu. Ngapain juga ribut soal saya, seolah-olah saya ini penting," katanya seperti dilansir dari Detik.com.

Sekadar informasi, Cak Nun atau Muhammad Ainun Najib adalah seorang tokoh intelektual berkebangsaan Indonesia, yang mengusung napas islami. Cak Nun adalah sosok yang sangat getol untuk memperjuangkan nilai-nilai budaya di seluruh pelosok negeri. Ia juga dikenal sebagai budayawan, seniman, penyair, dan juga pemikir. Berbagai gagasan dikeluarkan melalui buku-buku dan juga syair serta karya lainnya seperti esai, drama dan juga musik. Melalui syairnya, Cak Nun mengkritik seluruh lapisan masyarakat agar bisa berubah menuju perilaku yang lebih baik.

[Gambas:Youtube]

(nap/fik)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement