Shanty Paredes Berada di Sri Lanka Saat Teror Bom Terjadi
Achmad Abdillah |
Insertlive
Jakarta
-
Penyanyi Tanah Air, Shanty Paredes, hampir saja menjadi korban ledakan bom yang terjadi di Sri Lanka pada Minggu (21/4). Hal tersebut diketahui dari unggahan Instagram miliknya beberapa waktu lalu. Shanty diketahui tengah berlibur menikmati keindahan negara tersebut.
Aktris kelahiran Jakarta 40 tahun lalu itu pun mengungkapkan duka mendalam atas tragedi pengeboman yang menewaskan ratusan orang itu. Ia pun bersyukur tidak sedang berada di dekat tempat kejadian dan masih diberi keselamatan. Shanty sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi tepat di hari Paskah itu.
"Saya turut berduka sekali atas pengeboman yang terjadi di Sri Lanka, mana saya ada di sini lagi, tapi untung kita jauh letaknya dari pengeboman, tapi tetep aja di hari raya Paskah ini kok orang tega-teganya tempat seindah ini orang lagi ibadah terus di bom," ucap Shanty dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Shanty juga menyerukan agar masyarakat dunia bisa damai di tengah perbedaan. "Damai di bumi ini. Saya yakin, apapun agama kamu, pasti mengajarkan damai dan cinta!," tulisnya di unggahan video tersebut.
Kepolisian Sri Lanka menyebut sebagian besar ledakan bom itu dilakukan oleh pengebom bunuh diri. Tragedi ini juga tercatat sebagai yang paling mematikan di negara tersebut dalam satu dekade terakhir sejak berakhirnya perang sipil yang menewaskan 100 ribu orang.
(aca/fik)
Loading ...
Aktris kelahiran Jakarta 40 tahun lalu itu pun mengungkapkan duka mendalam atas tragedi pengeboman yang menewaskan ratusan orang itu. Ia pun bersyukur tidak sedang berada di dekat tempat kejadian dan masih diberi keselamatan. Shanty sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi tepat di hari Paskah itu.
"Saya turut berduka sekali atas pengeboman yang terjadi di Sri Lanka, mana saya ada di sini lagi, tapi untung kita jauh letaknya dari pengeboman, tapi tetep aja di hari raya Paskah ini kok orang tega-teganya tempat seindah ini orang lagi ibadah terus di bom," ucap Shanty dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Shanty juga menyerukan agar masyarakat dunia bisa damai di tengah perbedaan. "Damai di bumi ini. Saya yakin, apapun agama kamu, pasti mengajarkan damai dan cinta!," tulisnya di unggahan video tersebut.
Advertisement
Kepolisian Sri Lanka menyebut sebagian besar ledakan bom itu dilakukan oleh pengebom bunuh diri. Tragedi ini juga tercatat sebagai yang paling mematikan di negara tersebut dalam satu dekade terakhir sejak berakhirnya perang sipil yang menewaskan 100 ribu orang.
(aca/fik)