Pesan Ayah Uut Permatasari Sebelum Meninggal Dunia
Achmad Abdillah |
Insertlive
Jakarta
-
Uut Permatasari masih diliputi kesedihan setelah ditinggal sang ayah, Edi Herwanto untuk selamanya. Ia masih tidak menyangka ayahnya begitu cepat meninggalkan dirinya. Sebelum kejadian tersebut, penyanyi dangdut itu tak sadar telah diberikan isyarat oleh orangtuanya tersebut.
Seperti dilansir dari Detik.com, Uut bercerita kronologi saat hendak ke Surabaya dan meminta ayahnya untuk menjemputnya. Saat ditelepon, Uut mendadak ditinggalkan pesan oleh ayahnya untuk menjaga adik-adiknya.
"Jadi gini kronologinya yang pertama, saya sudah telepon-teleponan kan sama papi. 'Pi, nanti saya mau ke Surabaya nanti jemput saya'. Terus akhirnya beliau bilang sama saya kan telepon 'Nak, nanti kalau papi nggak ada, pokoknya kamu harus jaga adik kamu'. Beliau sudah pesan gitu. Terus 'yang sabar, jangan lupakan salat, semuanya, puasa' beliau mengajarkan begitu ke saya," ujarnya dalam sambungan telepon.
Uut juga tidak merasa bahwa ucapan tersebut merupakan sebuah firasat sang ayah meninggalkannya. Ia juga masih berpikir ayahnya akan selamat saat diberi kabar soal kecelakaan tersebut.
Ayah Uut Permatasari meregang nyawa usai ditabrak oleh seorang anak muda yang mengendarai motor dengan cepat. Nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah karena insiden kecelakaan tersebut.
"Saya tuh bingungnya tuh papi nggak pernah sakit, tiba-tiba ditabrak motor kencang banget yang bawa anak muda. Papi saya habis salat subuh hari Sabtu itu, masih pakai sarung, masih pakai (baju) kokoh, biasanya salat subuh di musala, habis itu pulang ambil motor," kata Uut.
"Jalan kaki ke musala samping rumah, ambil motornya terus papiku jalan, nggak tahu mau ngambil obat atau apa gitu. Habis itu ditabrak, setengah tujuh nggak ada papiku. Habis darahnya," ungkapnya.
(aca/fik)
Loading ...
Seperti dilansir dari Detik.com, Uut bercerita kronologi saat hendak ke Surabaya dan meminta ayahnya untuk menjemputnya. Saat ditelepon, Uut mendadak ditinggalkan pesan oleh ayahnya untuk menjaga adik-adiknya.
Foto: Instagram/uutpermatasariUut Permatasari |
Uut juga tidak merasa bahwa ucapan tersebut merupakan sebuah firasat sang ayah meninggalkannya. Ia juga masih berpikir ayahnya akan selamat saat diberi kabar soal kecelakaan tersebut.
Advertisement
Ayah Uut Permatasari meregang nyawa usai ditabrak oleh seorang anak muda yang mengendarai motor dengan cepat. Nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah karena insiden kecelakaan tersebut.
"Jalan kaki ke musala samping rumah, ambil motornya terus papiku jalan, nggak tahu mau ngambil obat atau apa gitu. Habis itu ditabrak, setengah tujuh nggak ada papiku. Habis darahnya," ungkapnya.
(aca/fik)
Foto: Instagram/uutpermatasari