Cerita Korban Tsunami Banten, Bertahan di Atas Pohon
Agasa Putra Harcis |
Insertlive
Jakarta
-
Bencana tsunami Banten cukup menyisakan duka yang teramat dalam. Bahkan bagi Agung, salah satu korban yang selamat, deburan ombak setinggi lima meter itu masih sangat membekas di ingatannya.
"Kita semua digulung ombak, kebawa air naik lagi, naik lagi. Sampai akhirnya aku gapai pohon. Pas di atas pohon ternyata ada gelombang susulan. Trus mencoba survive," ujar Agung di Gedung Trans TV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).
Agung menambahkan saat sehari sebelumnya aktivitas Gunung Krakatau sudah sangat aktif. Namun Agung yang datang ke Tanjung Lesung bersama 30 orang rekannya itu berusaha untuk tetap santai.
"Malam hari itu gunung Krakatau ada apinya. Emang udah nggak enak lah, tapi kita trying to be happy aja," ucap Agung.
[Gambas:Video Insertlive] (ren/ren)
Loading ...
Advertisement
Foto: Agasa Putra HarcisAgung, korban tsunami Banten |
"Kita semua digulung ombak, kebawa air naik lagi, naik lagi. Sampai akhirnya aku gapai pohon. Pas di atas pohon ternyata ada gelombang susulan. Trus mencoba survive," ujar Agung di Gedung Trans TV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).
Agung menambahkan saat sehari sebelumnya aktivitas Gunung Krakatau sudah sangat aktif. Namun Agung yang datang ke Tanjung Lesung bersama 30 orang rekannya itu berusaha untuk tetap santai.
"Malam hari itu gunung Krakatau ada apinya. Emang udah nggak enak lah, tapi kita trying to be happy aja," ucap Agung.
[Gambas:Video Insertlive] (ren/ren)
Foto: Agasa Putra Harcis