Penggemar Seventeen Ikut Beri Dukungan Moral untuk Ifan
Agasa Putra Harcis |
Insertlive
Jakarta
-
Selain keluarga, kepergian tiga personel Seventeen, tentu menjadi berita duka bagi para penggemar yang biasa disebut Kawan Seventeen. Hal itu terlihat dari kehadiran mereka dalam acara doa bersama untuk para korban tsunami Anyer, Banten.
"Karena kita Kawan Seventeen seperti keluarga, saudara, sahabat apapun keputusan Bang Ifan dan pihak manajemen kita akan ikut, kita akan tetep jadi Kawan Seventeen," ucap salah satu penggemar di Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (25/12).
Seventeen dibentuk pada 17 Januari 1999 lalu di Yogyakarta. Nama Seventeen diambil karena semua personel band berusia 17 tahun pada saat itu.
Di bawah naungan Universal Music Indonesia, Seventeen telah merilis sebanyak enam album. Salah satu lagu andalan mereka, Selalu Mengalah, sempat menjadi hits di 2008 dan menempati peringkat pertama tangga lagu.
Namun takdir berkata lain. Seventeen yang sedang manggung di Tanjung Lesung, Banten, tergulung ombak tsunami Sabtu (23/12), dan memakan tiga orang personelnya, Bani (basist), Herman Sikumbang (gitaris), dan Dani (Drummer). Bahkan Road Manajer mereka pun, Oki Wijaya, ikut menjadi korban.
Ifan sebagai vokalis, kehilangan istri yang ditemukan sudah meninggal dunia. Atas kehilangan ini, belum ditentukan bagaimana nasib Seventeen berikutnya.
[Gambas:Video Insertlive] (agn/ziz)
Loading ...
Advertisement
Foto: Agasa Putra HarcisSalah Satu Kawan Seventeen |
"Karena kita Kawan Seventeen seperti keluarga, saudara, sahabat apapun keputusan Bang Ifan dan pihak manajemen kita akan ikut, kita akan tetep jadi Kawan Seventeen," ucap salah satu penggemar di Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (25/12).
Seventeen dibentuk pada 17 Januari 1999 lalu di Yogyakarta. Nama Seventeen diambil karena semua personel band berusia 17 tahun pada saat itu.
Baca Juga : Jenazah Anak Kedua Aa Jimmy Ditemukan |
Foto: Pemakaman Dylan Sahara / Charolin PebriantiIfan Seventeen dalam prosesi pemakaman |
Namun takdir berkata lain. Seventeen yang sedang manggung di Tanjung Lesung, Banten, tergulung ombak tsunami Sabtu (23/12), dan memakan tiga orang personelnya, Bani (basist), Herman Sikumbang (gitaris), dan Dani (Drummer). Bahkan Road Manajer mereka pun, Oki Wijaya, ikut menjadi korban.
Baca Juga : Jasad Andi Seventeen Ditemukan Meninggal Dunia |
Ifan sebagai vokalis, kehilangan istri yang ditemukan sudah meninggal dunia. Atas kehilangan ini, belum ditentukan bagaimana nasib Seventeen berikutnya.
[Gambas:Video Insertlive] (agn/ziz)
Foto: Agasa Putra Harcis
Foto: Pemakaman Dylan Sahara / Charolin Pebrianti