Keluarga Ungkap Firasat Sebelum Kepergian Bani Seventeen
Rizal Syukur |
Insertlive
Jakarta
-
Kepergian Bani Seventeen yang menjadi korban tsunami Anyer menyisakan duka mendalam untuk keluarga. Sebelum meninggal, Bani sempat mengutarakan keinginannya kembali ke Yogyakarta pada Senin (24/12) usai manggung bersama Seventeen.
"Pesan nggak, pamit itu hal yang biasa," sambung sang ayah, Fajar Wibowo.
Di mata keluarga, Bani adalah sosok yang amat bertanggung jawab. Bahkan sebelum ajal menjemput, ia berhasil memenuhi keinginan sang bunda untuk pergi umrah.
"Ketika dia (adik) kuliah ke Malaysia, dia (Bani) yang membiayain. Tiga minggu lalu dia mengumrahkan ibunya," kenang sang ayah.
Bani pun sempat mengutarkan keinginannya untuk berhijrah dan meninggalkan musik sebelum meninggal dunia. "Dia udah hijrah, menghindari riba dan yang haram-haram. 2019 itu dia mau fokus jualan kaus dan berhenti musik," sambung adik Bani.
[Gambas:Video Insertlive] (ren/ren)
Advertisement
Foto: Rizal SyukurProsesi pemakaman Bani |
"Pesan nggak, pamit itu hal yang biasa," sambung sang ayah, Fajar Wibowo.
"Ketika dia (adik) kuliah ke Malaysia, dia (Bani) yang membiayain. Tiga minggu lalu dia mengumrahkan ibunya," kenang sang ayah.
Bani pun sempat mengutarkan keinginannya untuk berhijrah dan meninggalkan musik sebelum meninggal dunia. "Dia udah hijrah, menghindari riba dan yang haram-haram. 2019 itu dia mau fokus jualan kaus dan berhenti musik," sambung adik Bani.
[Gambas:Video Insertlive] (ren/ren)
Foto: Rizal Syukur