Gegara Bela Palestina, Musisi Roger Waters Diboikot di AS
Gegara Bela Palestina, Musisi Roger Waters Diboikot di AS/Foto: Kevin Winter/Getty Images
Musisi Roger Waters mengaku dirinya kena boikot di beberapa tempat di wilayah Amerika Selatan.
Boikot itu imbas dari dukungannya pada Palestina yang kala ini masih berseteru dengan Israel.
Selain itu, Roger Waters menjelaskan bahwa ada upaya dari pihak Israel untuk memboikot dan menggagalkan tur musiknya, 'This is Not a Drill' di beberapa titik Amerika Serikat seperti di Argentina, Uruguay, dan Chile.
Melansir dari TRT World, boikot tersebut mengharuskan Roger Waters tinggal di Sao Paulo, Brasil ketika konser di Argentina.
Hal itu lantaran tak ada satu kamar hotel yang tersedia untuk sang musisi.
"Pihak mereka baru mencoba membatalkan pertunjukanku di sini di Santiago, Chile, di mana saya tahu kalau saya sangat populer karena tiket saya saja sudah terjual sampai habis," cerita Roger Waters.
"Mereka sudah ada di Buenos Aires Argentina hanya untuk membatalkan tur musikku dengan alasan bahwa aku seorang anti-semit yang tentu saja tidak benar. Ini sangatlah absurd," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, musisi berusia 80 tahun itu semakin bersuara mengenai Palestina.
"Kalian tak bisa membayangkan diri kalian ada dalam posisi mereka yang tinggal di Gaza dan dibombardir sepanjang siang dan malam dalam beberapa pekan," paparnya.
"Siapapun tidak akan bisa membayangkan perasaan diserang oleh Israel yang didukung kekaisaran terkuat di dunia, dan itu sesuatu yang sangat menjijikkan," pungkasnya.
(dis/dis)
TERKAIT