Home Berita Film dan Musik
Eksklusif J-POP

Rilis 'Paint' Ost One Piece, I Don't Like Mondays Kangen Indonesia

SYAFRINA SYAAF | Insertlive
Senin, 24 Jan 2022 18:50 WIB
Foto: Instagram/@Idon'tlikemondays
Jakarta, Insertlive -

Debut pada tahun 2012, I Don't Like Mondays (IDLMs) perlahan tapi pasti menapaki tangga popularitas dengan merilis deretan lagu populer.

Pada Minggu (9/1) lalu, I Don't Like Mondays resmi meluncurkan karya terbaru mereka bertajuk PAINT hasil kolaborasi dengan anime ONE PIECE. 

Lagu tersebut pun segera merajai sejumlah chart di Jepang. Video musik PAINT juga sudah mendapatkan 465 ribu penayangan di YouTube. 


Grup musik yang terdiri dari empat personel Yu (vokalis), Choji (gitaris), Kenji (bassis), dan Shuki (drummer) ini sempat dua kali menggelar show di Jakarta sebelum dunia dilanda pandemi.

Mereka mengaku menyukai tampil di Ibu Kota karena respons dan dukungan dari fans (Friday Lovers) membuat mereka puas serta merasa bersemangat untuk mempersembahkan hanya yang terbaik. 

Beberapa waktu lalu, IDLMs memberikan waktu dan kesempatan kepada InsertLive untuk bercakap-cakap santai lewat zoom. Band yang berbasis di Tokyo ini mengungkapkan banyak fakta-fakta terbaru menarik, mereka juga membeberkan proses belakang layar PAINT yang sayang jika dilewatkan. 

Berikut rangkuman hasil wawancara eksklusif dengan IDLMs dengan InsertLive:

Saya menyukai dengan nama band kamu, I Don't Like Mondays. Hari Senin memang tidak selalu menyenangkan untuk banyak orang. Apakah kalian juga merasakan hal yang sama? 

Iya betul. Saat sekolah atau kerja setiap hari Senin datang kami selalu merasa malas dan sedih jadi kami berharap bisa meringankan rasa itu dengan lagu, makanya kami membentuk band ini.

Saya sempat mendengarkan lagu kalian berjudul Utsukushiki Sekai, saya suka dengan gaya musiknya. Jadi, saya penasaran dengan liriknya dan menerjemahkan sendiri menggunakan Google Translate. Kalau Google enggak salah menerjemahkan, lirik lagu itu mengenai menikmati hidup dan bersenang-senang dengan apa yang kita lakukan karena hidup terus berjalan, benarkah begitu? Apa yang menginspirasi kamu menulis lagu tersebut? 

Semenjak pandemi, kami jarang membuat lagu yang nge-dance. Setahun terakhir kami bikin lagu yang agak slow. Namun, semenjak tahun 2021 ketika corona sudah mulai mereda dan kita juga mulai bisa tampil live lagi, kami mulai berpikir untuk ingin bisa membuat lagu yang cocok buat nge-dance lagi. Oleh karena itu, setelah sekian lama kami pun memutuskan untuk membuat lagu Utsukushiki Sekai yang uptempo.

Aku (Yuu) menulis liriknya sambil mendengarkan musiknya dan aku ingin menyampaikan pesan bahwa dalam hidup ada hal buruk yang bisa terjadi, tapi kalau kalian bisa terus berdansa pasti hal baik akan terjadi. Intinya hidup adalah berdansa.

Saya sudah mendengarkan lagu PAINT untuk ONE PIECE. Ada pesan hangat yang menginspirasi pada liriknya. Yu sepertinya penggemar ONE PIECE yah. Bagaimana kalian menyiapkan lagu tersebut?

Pada awalnya kami berempat sama-sama membuat musik yang cocok untuk ONE PIECE dengan tema utama yaitu lagu yang membuat semangat untuk memulai petualangan. Setelah musiknya jadi, aku membuat liriknya. 

Aku sambil merasa sangat bingung karena sebagai fans ONE PIECE semenjak kecil, aku khawatir apakah aku bisa menulis lagu yang cocok. Namun, setelah aku mencoba membaca ONE PIECE dari Vol. 1 lagi dan melihat sosok karakter ONE PIECE yang selalu berjuang menghadapi musuh yang lebih kuat dari diri mereka sehingga membuat aku merasa ingin berjuang juga menghadapi tantangan yang berat ini dan meyakinkan diri bahwa aku pasti bisa menulis lagu yang bagus.

Hasilnya aku merasa lagu ini tidak hanya menggambarkan dunia ONE PIECE, tetapi juga memberikan dukungan dan semangat buat semua orang yang mendengarkan di dunia nyata.  

Aku baca Yu menulis surat untuk Mr Eiichiro Oda (pencipta ONE PIECE) untuk mengekspresikan cinta pada ONE PIECE. Apa yang kamu tulis di surat itu?

Sebenarnya aku menulis surat yang cukup panjang, singkat ceritanya adalah aku merasa khawatir apakah aku bisa membuat lagu yang bagus. Lalu, setelah mencoba membaca komik ONE PIECE dari Vol.1 lagi, aku menyadari bahwa karakter dari ONE PIECE selalu memberikan semangat padaku sehingga aku ingin menyampaikan harapanku untuk bisa memberikan semangat kepada semua fans ONE PIECE dengan laguku dan menuliskannya dalam surat ke Mr. Eiichiro Oda.

Yu mengatakan lagu PAINT memiliki pesan agar kita selalu positif dalam menghadapi kesulitan dan tetap menjadi diri sendiri. Sebagai seorang musisi, kalian tentu memiliki aktivitas yang padat dan terkadang bisa bikin stress. Bagaimana kalian menyeimbangkan antara pekerjaan dan urusan pribadi?

Sebenarnya enggak ada cara khusus, tapi biar kami enggak merasa stress dengan urusan pribadi dan pekerjaan, kami mencoba untuk tidak membanding-bandingkan diri kami dengan orang lain dan kami mencoba untuk terus bersyukur.

I Don't Like Mondays/ Foto: Instagram/@Idon'tlikemondays

Kembali membahas Utsukushiki Sekai, aku merasa musiknya sangat groovy, terdengar kental dengan style musik 80an dan 90an. Bagaimana kalian mendeskripsikan gaya musikalitas kalian?

Sebenarnya, mudah saja. Gaya musik kami adalah stylish pop dan pada saat yang sama kita selalu memperhatikan tren musik Jepang karena kami ingin menjadi band yang lagunya paling trendi.

Kalian sudah beberapa kali manggung di Indonesia, kalian kangen enggak ke sini lagi? 

Tentu dong! Kami ingin ke sana lagi. Kami sudah dua kali tampil di Jakarta. Keluargaku ada yang tinggal di Indonesia. Jadi kami merasa Indonesia adalah rumah kedua. Aku enggak ingat pasti di mana tempat tinggal kakakku, tapi dia menjalankan restoran bernama FUKUROU.

(syf/syf)
VIDEO TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT



FOTO TERKAIT
POPULER
DETIKNETWORK