Lirik Lagu Terjemahan Lilac - IU

Agustin Dwi Anandawati - INSERTLIVE
Jumat, 26 Mar 2021 21:35 WIB
Lirik Lagu Terjemahan Lilac - IU
Jakarta, Insertlive -

IU comeback dengan album terbarunya yang berjudul Lilac dan lagu utama dengan judul yang sama.

Lagu Lilac dirilis pada Kamis (25/3). Perilisan album ini juga sebagai tanda terima kasih IU kepada penggemar yang sudah mendukungnya selama 20 tahun ke belakang.

Lalu apa makna dari lagu Lilac? Berikut lirik lagu terjemahan Lilac dari IU.


Serbuk sari yang menggelitik mataku (gatal)
Aku akan menahan air mataku
Ini adalah momen yang akan aku simpan di kotak orgel rahasiaku
Dan putar ulang selamanya

Jaga baik-baik momen terakhir kita di halaman ini
Mungkinkah perpisahan terakhir ini lebih sempurna?
Cintai aku hanya sampai musim semi ini

Oh Lilac, hari di bawah kanopi kelopak, selamat tinggal
Akhiran ini cocok dengan benar
Ini seperti kelopak bunga yang jatuh
Klimaks musim semi kami yang berwarna gading
Betapa mulianya itu!

Ooh ooh
Cintai aku hanya sampai musim semi ini
Seperti angin hangat
Ooh ooh
Cintai aku hanya sampai musim semi ini
Seperti angin hangat

Banjir dengan kelembutan membuatku bersenandung (Lala)
Bersenandung dengan sedikit senyuman
Betapa sempurnanya langit dan angin!
Aku terutama menyukai penampilanku hari ini

Katakan padaku aku terlihat cantik seperti hari pertama kita bertemu
Mungkinkah perpisahan terakhir ini lebih manis?
Cinta menyerupai mimpi yang berkabut

Oh Lilac, hari di bawah kanopi kelopak, selamat tinggal
Akhiran ini cocok dengan benar
Ini seperti kelopak bunga yang jatuh
Klimaks musim semi kami yang berwarna gading
Betapa mulianya itu!

Ooh ooh
Cinta menyerupai mimpi yang berkabut
Seperti awan yang melayang
Ooh ooh
Cinta menyerupai mimpi yang berkabut
Seperti awan yang melayang

Apakah kamu akan melupakanku suatu hari nanti?
Apakah kamu akan melupakan wajah dan aroma hari ini?
Saat tidur siang yang nyenyak
Seperti mimpi pertengahan musim semi yang memudar

Oh Lilac, hari di bawah kanopi kelopak, selamat tinggal
Kata-katamu membuatku menangis
Sepertinya kita ditakdirkan untuk berpisah
Klimaks musim semi kami yang berwarna gading
Betapa mulianya itu!

Ooh ooh
Cintai aku hanya sampai musim semi ini
Seperti angin hangat
Ooh ooh
Cintai aku hanya sampai musim semi ini
Seperti angin hangat

Ooh ooh
Cinta menyerupai mimpi yang berkabut
Seperti awan yang melayang
Ooh ooh
Cinta menyerupai mimpi yang berkabut
Seperti awan yang melayang

[Gambas:Youtube]



(agn/fik)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER