Hugh Jackman Disebut Akan Perankan Enzo Ferrari di Film Biografi

ikh - INSERTLIVE
Kamis, 25 Jun 2020 08:00 WIB
Hugh Jackman
Jakarta, Insertlive -

Aktor Hugh Jackman disebut akan memerankan karakter pendiri Ferrari, Enzo Ferarri dalam biopik berjudul Ferrari. Produksi film ini pun rencananya akan mulai berlangsung pada 2021.

Dilansir dari NME, film ini diadaptasi dari buku karangan Brock Yates berjudul Enzo Ferrari: The Man and the Machine. Ia merupakan sosok jurnalis yang menggeluti dunia otomotif.

Naskah film ini sebelumnya sudah ditulis oleh Troy Kennedy Martin. Troy sempat menggarap naskah untuk film ternama lawas The Italian Job.


Namun penggarapan naskah tersebut terhenti karena Troy meninggal pada 2019. Michael Mann yang menjadi sutradara dalam film Ferrari akhirnya melanjutkan penggarapan naskah tersebut.

Latar belakang film ini akan fokus mengisahkan Ferrari di musim panas tahun 1957. Saat itu Enzo dan sang istri yang bernama Laura susah payah mempertahankan bisnis.

Selain itu juga diceritakan bagaimana kehidupan Enzo ketika anaknya, Alfredo Ferrari meninggal dunia. Kehidupan Enzo juga semakin rumit ketika selingkuh dengan wanita bernama Lina Lardi dan memiliki seorang anak.

Enzo FerrariEnzo Ferrari/ Foto: Instagram/granturismoautoservice

Film ini juga akan menggambarkan situasi ketika Ferrari ikut berkompetisi dalam balapan Mille Miglia. Balapan ini dikenal sebagai salah satu kompetisi paling berbahaya dan melelahkan di seluruh Italia.

"Ferrari adalah kisah tentang satu musim panas pada tahun 1957 ketika semua kekuatan dinamis dalam kehidupan Enzo Ferrari yang mudah terbakar dan bergejolak seperti mobil balap yang ia bangun, bertabrakan." tulis pihak STX selaku distributor film ini di Inggris dan Irlandia, dilansir dari NME, Rabu (24/6).

Selain itu STX berujar bahwa Mann dipercaya mampu membuat film ini menjadi tontonan yang berkualitas. Apa lagi kemampuan Mann akan memberikan gambaran sinematik yang epik. 

"Mann akan membawa hasratnya pada karakter yang sangat jelas dan dunia balap motor yang berbahaya pada 1950-an untuk menciptakan pengalaman epik dan sinematik." tutup STX.

[Gambas:Video Insertlive]



(ikh/ikh)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER