Stephanie Poetri Sebut Video 'I Love You 3000' Dibuat Pakai Kamera Ponsel
ikh |
Insertlive
Jakarta
-
Nama Stephanie Poetri memang melejit usai merilis lagu berjudul I Love You 3000. Bahkan, video musik lagu tersebut sudah ditonton sebanyak 30 juta kali di Youtube.
Baru-baru ini Poetri juga ikut tampil di konser musik garapan 88rising, Head In The Clouds Festival 2019. Ia pun akhirnya jadi salah satu artis asal Indonesia yang tergabung di 88rising, mengikuti jejak Rich Brian dan Niki.
Poetri berbagi cerita soal bagaimana lagu I Love You 3000 bisa tercipta. Padahal, awalnya ia hanya ingin melakukan tanya jawab dengan para pengikutnya di Instagram.
Lalu, kemudian dunia dihebohkan dengan kemunculan film Avengers: Endgame.
Para penggemar Poetri di instagram mulai rutin mengirimkan kalimat kutipan dari Tony Stark yang jadi populer.
"Avengers dirilis saat itu, kemudian orang mulai menyebutkan I Love You 3000, jadi aku membuat chorus karena hanya segitu yang muat di unggahan Instastory," ujar Poetri.
Poetri tak menyangka sepotong nada dari lagu berjudul I Love You 3000 itu disukai oleh banyak orang.
"Ketika aku bangun, semua orang minta lagu ini harus dibuat ke dalam versi penuh, kemudian aku selesaikan lagu itu dalam dua jam dan menunjukkannya ke mama, dan mama setuju untuk merekamnya," kenangya. [Gambas:Instagram]
Semuanya memang berlangsung begitu saja tanpa ada perencanaan yang matang dari pemasaran lagunya. Bahkan, video musik yang ada di Youtube hanya direkam Poetri menggunakan kamera ponsel.
"Aku merasa ini hanya untuk santai dan bersenang-senang, jadi aku mulai lakukan ini DIY, aku pakai handphone untuk merekam video musik bersama kakakku, aku tidak perlu membayar uang untuk membuat ini, semuanya hanya memanfaatkan koneksi dan teman," sebutnya.
Menciptakan karya sendiri menjadi satu kebanggaan bagi Poetri.
Hal itu lah yang memang ingin ditunjukkan Poetri ke semua orang.
"Aku pikir itu lah yang ingin aku tunjukkan ke semua orang di hari dan usia sekarang, selama kau kreatif kau bisa lakukan apapun sendiri, kau bisa menunjukkan gayamu sendiri tidak seperti memulainya di industri, karena biasanya industri akan mengarahkan kita ke arah yang sama," pungkasnya.
Poetri memang tidak pernah dikontrak oleh label rekaman manapun di Indonesia saat merilis I Love You 3000.
Ia hanya ingin bebas dalam menciptakan karya tanpa tekanan dari siapapun.
(ikh/syf)
Loading ...
Baru-baru ini Poetri juga ikut tampil di konser musik garapan 88rising, Head In The Clouds Festival 2019. Ia pun akhirnya jadi salah satu artis asal Indonesia yang tergabung di 88rising, mengikuti jejak Rich Brian dan Niki.
Poetri berbagi cerita soal bagaimana lagu I Love You 3000 bisa tercipta. Padahal, awalnya ia hanya ingin melakukan tanya jawab dengan para pengikutnya di Instagram.
Advertisement
Lalu, kemudian dunia dihebohkan dengan kemunculan film Avengers: Endgame.
Para penggemar Poetri di instagram mulai rutin mengirimkan kalimat kutipan dari Tony Stark yang jadi populer.
"Avengers dirilis saat itu, kemudian orang mulai menyebutkan I Love You 3000, jadi aku membuat chorus karena hanya segitu yang muat di unggahan Instastory," ujar Poetri.
Poetri tak menyangka sepotong nada dari lagu berjudul I Love You 3000 itu disukai oleh banyak orang.
"Ketika aku bangun, semua orang minta lagu ini harus dibuat ke dalam versi penuh, kemudian aku selesaikan lagu itu dalam dua jam dan menunjukkannya ke mama, dan mama setuju untuk merekamnya," kenangya. [Gambas:Instagram]
Semuanya memang berlangsung begitu saja tanpa ada perencanaan yang matang dari pemasaran lagunya. Bahkan, video musik yang ada di Youtube hanya direkam Poetri menggunakan kamera ponsel.
"Aku merasa ini hanya untuk santai dan bersenang-senang, jadi aku mulai lakukan ini DIY, aku pakai handphone untuk merekam video musik bersama kakakku, aku tidak perlu membayar uang untuk membuat ini, semuanya hanya memanfaatkan koneksi dan teman," sebutnya.
Menciptakan karya sendiri menjadi satu kebanggaan bagi Poetri.
Hal itu lah yang memang ingin ditunjukkan Poetri ke semua orang.
"Aku pikir itu lah yang ingin aku tunjukkan ke semua orang di hari dan usia sekarang, selama kau kreatif kau bisa lakukan apapun sendiri, kau bisa menunjukkan gayamu sendiri tidak seperti memulainya di industri, karena biasanya industri akan mengarahkan kita ke arah yang sama," pungkasnya.
Poetri memang tidak pernah dikontrak oleh label rekaman manapun di Indonesia saat merilis I Love You 3000.
Ia hanya ingin bebas dalam menciptakan karya tanpa tekanan dari siapapun.
(ikh/syf)