Advertisement

Soal RUU Permusikan, Tompi: Penampil Tidak Perlu Sertifikasi

doa | Insertlive
Musisi Jazz, Tompi, memberi pandangannya dengan salah satu pasal terkait kebebasan berekspresi dan sertifikasi dalam RUU Permusikan.
Tompi/Foto: Instagram/dr_tompi
Jakarta - RUU Permusikan tengah menjadi sorotan dari sejumlah musisi Tanah Air. Musisi Jazz, Tompi, memberi pandangannya dengan salah satu pasal terkait kebebasan berekspresi dan sertifikasi.

Advertisement



[Gambas:Instagram]
Bukan hanya mengomentari tentang kebebasan berekspresi, Tompi juga menyoroti soal sertifikasi apakah diperlukan atau tidak. Menurut musisi yang juga berprofesi sebagai dokter itu, musisi sebagai performer tidak memerlukan hal tersebut.

"Bagaimana dengan sertifikasi??? Utk penampil : sy TIDAK SEPENDAPAT perlunya sertifikasi. Siapa saja bs jadi penampil, mau itu musisi autodidak atau lulusan sekolahan. Market/pasar yg akan menentukan posisi penerimaannya kelak," tegas Tompi.

Namun, musisi 40 tahun tersebut menggarisbawahi bahwa untuk jalur pendidikan, sertifikasi tersebut barulah diperlukan. "Namun untuk PENDIDIKAN resmi sebagai pengajar -- menurut sy PENTING utk adanya suatu standar yg diakui bersama. Selanjutnya silahkn dirumuskan acuannya oleh lulusan2 sarjana musik. Ada yang jago tp bukan lulusan sarjana musik dan mau jadi pengajar, nah ini yg diarahkan utk sertifikasi," terangnya. 

[Gambas:Video Insertlive] (doa/ren)
Loading ...

Tags

Komentar

!nsertlive

Advertisement