Mamah Dedeh Tegur Istri yang Ambil Seluruh Gaji Suami: Dia Nggak Ngerti Al-Qur'an
Pendakwah Mamah Dedeh kembali mencuri perhatian lewat pernyataannya soal urusan rumah tangga.
Kali ini, ia membahas kebiasaan sebagian istri yang mengambil alih seluruh penghasilan suami, mulai dari gaji, bonus, hingga insentif.
Menurut Mamah Dedeh, seorang suami memang berkewajiban menafkahi istri dan keluarga. Namun, bukan berarti semua penghasilannya harus diserahkan begitu saja kepada pasangan.
Dalam YouTube C8 Podcast, Mamah Dedeh menjelaskan bahwa suami tetap memiliki hak untuk menggunakan sebagian rezekinya, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan membantu orang tua.
"An-Nisa 34, suami kepala keluarga, pemimpin keluarga, suami punya kewajiban memberikan sebagian rezekinya," kata Mamah Dedeh.
Ia kemudian menegaskan bahwa tidak dibenarkan jika seorang istri menguasai seluruh pemasukan suami.
"Nggak semuanya. Kenapa? Suami punya kebutuhan, beli bensin, ganti oli, ngasih orangtuanya. Jadi salah kalau seorang istri, gaji suami diambil, insentif diambil, uang bonus diambil," jelasnya.
Mamah Dedeh bahkan menilai sikap tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap ajaran Al-Qur'an.
"Artinya dia nggak ngerti Qur'an," ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa rezeki yang dimiliki seseorang juga bisa disalurkan kepada orang tua, keluarga, hingga mereka yang membutuhkan.
"Nafkah terbaik diberikan pada orangtua yang cari duit, orangtua pasangannya. Keluarga dekat, keluarga jauh, fakir miskin, anak yatim," jelasnya.
Tak hanya membahas soal nafkah, Mamah Dedeh juga mengingatkan para istri agar tidak melupakan jasa ibu yang telah membesarkan suami mereka sejak kecil.
"Emak lo bagi duit, lo kayak gini kan gara-gara emak lo. Jangan jadi bini langsung diambil semua," tegurnya.
(KHS/KHS)