Cara Keisya Levronka Lewati Masa Sulit Usai Adik Jatuh dari Lantai 6 Kampus
Penyanyi Keisya Levronka hingga kini masih berjuang mendapatkan keadilan setelah adiknya, Lexi Valleno Havlenda, mengalami kecelakaan terjatuh dari lantai 6 di gedung Universitas Tarumanegara (UNTAR) pada 2024 lalu.
Keisya dan keluarga kini menempuh jalur hukum atas insiden tersebut. Mereka melayangkan gugatan terhadap Universitas Tarumanagara diajukan oleh ibunda Keisya, Levi Leonita Davies. Sidang perdana telah digelar pada kemarin, Rabu (1/7) di Pengadilan Negerti Jakarta Barat.
Saat sedang terpuruk atas kecelakaan sang adik tercinta, Keisya pun memiliki caranya tersendiri untuk menuangkan isi hatinya. Ia mengungkapkan isi hatinya di tengah masa sulit itu ke dalam sebuah lagu.
"Aku sempat bikinin lagu juga buat adik. Kenapa? Sebenarnya karena pada saat itu yang lagi mengganggu aku adalah situasi adik kan, karena cukup berat ya. Terus aku nyari inspirasi saja untuk menuangkan itu ke dalam karya," ucap Keisya Levronkapada Rabu (1/7).
Keisya juga mengungkapkan hubungannya dengan sang adik yang sangat dekat. Sehingga apa yang terjadi pada Lexi adalah cobaan yang sangat berat bagi dirinya dan keluarga.
"Dari kecil memang dekat banget kita sama kakak aku satu lagi, kita bertiga itu memang dekat banget. Cuma karena dia sekarang lagi di Malang, karena kerja di Malang. Tapi selama proses juga kita saling support satu sama lain," ucapnya.
Keisya juga membantu Lexi selama masa pemulihan. Pasalnya sang adik tidak bisa melakukan aktivitasnya sendiri. Pelantun Tak Ingin Usai itu pun mengurus dan merawat adiknya mulai dari memotong kuku hingga menyuapinya makan.
"Banyak sih, kalau dari potongin kuku iya, karena dia kan nggak bisa nunduk ya. Dia miring saja cuma bisa, bolehnya ke kiri miringnya. Jadi dia selama beberapa bulan tuh cuman bisa rebahan doang, jadi harus kita makan, kita suapin, terus potongin kuku apa segala macam kita," ujar Keisya Levronka.
(agn/agn)