Pendidikan Mufli Budi Ananda Asisten Raffi Ahmad Disorot, Lulusan D3 Tapi Jadi Komisaris
Nama Mufli Budi Ananda menjadi sorotan setelah ketahuan menduduki jabatan mentereng sebagai Komisaris di perusahaan baja raksasa, PT Krakatau Posco.
Publik di media sosial menyoroti transisi karier Mufli yang dinilai di luar nalar, dari asisten artis langsung lompat jadi petinggi perusahaan besar.
Namun, setelah nama Mufli viral dan jadi buruan netizen, PT Krakatau Posco diduga langsung mengambil langkah seribu.
Perusahaan tersebut kedapatan menghapus halaman yang berisi daftar nama jajaran Komisaris dari situs resmi mereka.
Dugaan ini pertama kali terungkap usai dibagikan oleh akun X (Twitter) dengan nama waskitaadijarto pada Minggu (28/6).
"Daftar Komisaris Krakatau Posco dihapus dari situs web resminya. ok ada yang gerah begini ya," tulis akun tersebut menyindir situasi yang sedang memanas.
Akun tersebut juga membagikan tangkapan layar dari tampilan terbaru website resmi Krakatau Posco sebagai barang bukti.
Dalam gambar yang beredar, menu yang tersisa di situs tersebut kini hanya menampilkan opsi standard seperti Tentang Kami, Produk, Berita, Sustainability (Keberlanjutan), Karier, dan Kontak.
Sementara itu, publik ikut menyoroti pendidikan Mufli yang hanya lulusan Diploma III dari Politeknik Bunda Kandung jurusan Teknik Listrik.
Tak hanya itu, Mufli juga tercatat studi pada Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 2014.
Namun, berdasarkan Pangkalan Data Pendidikan (PDDIKTI), status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018-2019.
Sehingga, Mufli Budi Ananda sampai saat ini belum mencapai pendidikan S1, atau masih Diploma di studi sebelumnya.
Diketahui, PT Krakatau Posco sendiri merupakan perusahaan patungan atau joint venture (JV) antara BUMN PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan perusahaan asal Korea Selatan, POSCO, dengan masing-masing kepemilikan saham 50%.
Melansir laman resminya, perusahaan itu mulai di bangun pada 2011 lalu dan rampung selama 3 tahun, dan bergerak di pabrik pembuatan baja terpadu berlokasi di kawasan industri Cilegon, Banten.
(dis/fik)