Advertisement

Nadhif Basalamah Akui Jadi Korban Pelecehan di Media Sosial

Insertlive | Insertlive
Nadhif Basalamah
Nadhif Basalamah Akui Jadi Korban Pelecehan di Media Sosial (Foto: Dok. Ist)
Jakarta -

Penyanyi Nadhif Basalamah mengungkapkan keresahannya setelah menjadi korban pelecehan di media sosial. Curahan hati itu ia sampaikan melalui akun X pribadinya pada Sabtu (27/6).

Dalam unggahannya, Nadhif mengaku sempat ragu untuk berbicara. Ia bahkan mengatakan tangannya gemetar saat menuliskan pesan tersebut karena tekanan yang selama ini ia rasakan.

"Aku tidak tahu apakah benar jika aku angkat bicara, dan tanganku gemetar saat mengetik ini. Namun, banyaknya pelecehan yang kuterima secara online, baik di X maupun TikTok, sudah benar-benar tidak tertahankan," tulis Nadhif.

Pelantun lagu penjaga hati tersebut juga menyinggung anggapan bahwa pelecehan merupakan konsekuensi yang harus diterima seorang figur publik. Menurutnya, hal tersebut bukan sesuatu yang bisa dianggap wajar.

Advertisement

"Kalau kalian bilang ini adalah konsekuensi menjadi figur publik, lebih baik aku berhenti saja," lanjutnya.

Bersamaan dengan curahan hatinya, Nadhif turut membagikan sejumlah tangkapan layar komentar yang diterimanya di media sosial.

Komentar-komentar tersebut berisi kalimat bernada pelecehan dan objektifikasi terhadap dirinya. Yang menjadi sorotan, komentar itu datang tidak hanya dari akun wanita, tetapi juga dari pria.

Nadhif kemudian merasa perlu memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai konteks unggahannya. Ia menegaskan bahwa keluhannya tidak ditujukan kepada komunitas tertentu.

"Bukan berarti aku punya masalah dengan komunitas tersebut. Aku bukan anti, juga bukan sekutu (ally), tetapi aku punya banyak teman dari komunitas itu dan aku sangat menghormati mereka. Justru kenyataan bahwa hal seperti ini terus terjadi membuat situasinya terasa semakin buruk," jelasnya.

Ia menambahkan, alasan di balik keputusannya untuk angkat bicara. Menurutnya, ia ingin memberikan gambaran kepada publik mengenai apa yang selama ini dialaminya.

"Sekadar memberi gambaran dan konteks kepada kalian semua tentang kenapa aku memutuskan untuk membicarakan hal ini. Ini bukan sesuatu yang baik, teman-teman. Tolong hentikan," tegasnya.

Pernyataan Nadhif pun menuai banyak respons dari pengguna media sosial.

Sejumlah warganet memberikan dukungan dan menyampaikan bahwa pelecehan, baik yang dialami perempuan maupun laki-laki, tidak seharusnya dinormalisasi dengan alasan apa pun, termasuk karena seseorang berstatus sebagai figur publik.

"Speak up and call them out kak. We always on the victim's side," tulis @piin***.

"Semangat kak, laporin aja kak agar mereka jera! Ga ada ruang untuk pelaku pelecehan," komentar akun @netii***.

"Orang-orang yang kek gini nih mesti dikasih pelajaran biar tahu diri, nanti pas ditemuin pasti mukanya melas pengen nangis," tulis @add***.

(KHS/KHS)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement