Advertisement

Tantri Kotak Bongkar Sosok Terduga Pelaku Penipuan Rp10 Miliar

Yogi Alfian | Insertlive
Tantri Kotak
Tantri Kotak Bongkar Sosok Terduga Pelaku Penipuan Rp10 Miliar (Foto: Instagram)
Jakarta -

Kasus dugaan penipuan yang menyeret nama Poppy Nupitasari atau Poppy Nupita terus menjadi perhatian publik. Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, akhirnya angkat bicara dan mengungkap bagaimana awal mula dirinya mengenal sosok yang kini diduga telah merugikan banyak orang hingga miliaran rupiah.

Melalui unggahan di media sosial, Tantri membagikan kisah pertemanannya dengan Poppy yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir. Menurut Tantri, mereka pertama kali bertemu pada 2023 karena anak-anak mereka bersekolah di tempat yang sama.

"Selama ini aku mengenalmu sebagai teman yang baik. Kita saling membantu dan mendukung di saat ada kesulitan," tulis Tantri, dikutip Insertlive, Kamis (25/6).

Kedekatan tersebut membuat Tantri menaruh kepercayaan besar kepada Poppy. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka tidak hanya sebatas pertemanan, tetapi juga merambah ke urusan bisnis.

Advertisement

[Gambas:Instagram]

Dalam sejumlah tangkapan layar percakapan yang dibagikan, terlihat Poppy beberapa kali menawarkan peluang usaha berupa lelang dan pre-order berbagai barang kepada Tantri.

Meski sempat ragu, Tantri akhirnya memutuskan untuk ikut terlibat karena merasa sudah cukup mengenal sosok Poppy.

"Awalnya aku ragu karena khawatir urusan bisnis akan mempengaruhi pertemanan. Dalam prinsip hidupku, urusan bisnis dan uang aku sangat berhati-hati sekali," ungkap Tantri.

Keputusan itu ternyata sempat membuahkan hasil positif. Tantri mengaku kerja sama yang mereka jalani berlangsung lancar selama kurang lebih satu tahun.

Namun situasi berubah drastis pada pertengahan Juni 2026. Tantri menyebut komunikasi dengan Poppy tiba-tiba terputus setelah transaksi terakhir dilakukan.

"Sampai akhirnya pada 19 Juni 2026, setelah transaksi terakhir dilakukan, nomor telepon dan akun media sosialmu tidak dapat lagi dihubungi," tulisnya.

Kondisi tersebut membuat Tantri dan sejumlah korban lain mulai merasa curiga. Kepanikan pun muncul setelah mereka menyadari bahwa Poppy diduga membawa kabur dana milik banyak orang.

Para korban kemudian saling berkomunikasi untuk bertukar informasi sekaligus mencari keberadaan Poppy yang hingga kini belum diketahui.

Di tengah pencarian tersebut, fakta-fakta baru mulai bermunculan. Beberapa pengguna media sosial mengaku pernah mengalami kejadian serupa dan mengungkap dugaan bahwa Poppy telah merugikan sejumlah orang sejak beberapa waktu lalu.

"Ternyata banyak sekali orang-orang yang sudah dirugikan sejak lama," tulis Tantri.

Kerugian yang dialami para korban disebut-sebut mencapai sekitar Rp10 miliar. Nilai tersebut berasal dari berbagai transaksi investasi, bisnis titip jual, hingga dana pribadi milik sejumlah korban.

Meski begitu, Tantri dan korban lainnya masih membuka peluang bagi Poppy untuk menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan dana yang diduga dibawa kabur.

Di sisi lain, vokalis Kotak tersebut juga memastikan bahwa langkah hukum tengah dipersiapkan. Berbagai bukti transaksi dan komunikasi telah dikumpulkan sebagai bahan pelaporan kepada pihak berwajib apabila penyelesaian secara baik-baik tidak tercapai.

(yoa/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement