Evan Marvino Fokus Perbaiki Diri dan Bangun Kembali Keharmonisan Rumah Tangga
Evan Marvino tengah menjadi sorotan dan perbincangan usai ramai isu KDRT terhadap sang istri, Uffridatun Nitami. Evan mengaku dirinya tak bisa mengontrol emosi yang berujung berdampak dengan keutuhan rumah tangganya.
Kini, Evan mengaku tengah berusaha untuk memperbaiki dirinya, agar bisa menjadi sosok kepala rumah tangga yang baik untuk sang istri. Proses mediasi yang melibatkan keluarga besar menjadi langkah penting dalam upaya perdamaian pasangan tersebut.
Evan mengungkapkan bahwa saat ini dirinya dan sang istri tengah menjalani proses penyembuhan serta berusaha meninggalkan persoalan yang sempat terjadi.
"Perkembangannya sih ya kita sama-sama menutup luka yang lama dan mencoba menjadi versi yang lebih baik lagi aja ke depannya gitu," aku Evan Marvino saat ditemui di Trans TV, Senin (22/6).
Peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik setelah unggahan sang istri di media sosial itu disebut Evan sebagai pelajaran berharga dalam hidupnya. Menurutnya, emosi yang tidak terkontrol sering kali menjadi pemicu konflik yang sebenarnya dapat dihindari.
"Introspeksi diri aja sih. Kalau saya lebih sabar lagi, jangan sering apa ya... terpancing emosi, lebih kalem lagi apalagi anaknya perempuan dua-duanya gitu kan," tuturnya.
Selain berusaha mengendalikan emosi, Evan juga menekankan pentingnya memperbaiki komunikasi dalam hubungan suami istri. Ia menilai, persoalan yang terjadi sebelumnya tidak lepas dari kurangnya saling memahami dan mendengarkan satu sama lain.
"Ke depannya kita banyak yang kita benahi dari mulai komunikasi, untuk sifat-sifat yang harus bisa saling mengerti satu sama lain," jelasnya.
Tak hanya itu, Evan juga mengambil hikmah terkait penggunaan media sosial. Ia menyesalkan persoalan rumah tangga yang akhirnya menjadi konsumsi publik akibat curahan hati yang diunggah ke dunia maya. Baginya, menjaga privasi keluarga merupakan salah satu cara untuk melindungi nama baik serta kondisi mental seluruh anggota keluarga.
"Jadi apa pun yang terjadi di rumah tangga ya cukup kita berdua aja di rumah tangga," pungkasnya.
(kpr/kpr)