Advertisement

Ruben Onsu Ungkap Beban Berat Sebagai Presenter, Tetap Tersenyum Meski Batin Terluka

asw | Insertlive
Ruben Onsu
Ruben Onsu Ungkap Beban Berat Sebagai Presenter, Tetap Tersenyum Meski Batin Terluka/Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Presenter kondang Ruben Onsu belum lama ini membagikan sisi lain dari profesinya sebagai selebriti. Mantan suami Sarwendah itu mengungkapkan bahwa ada tuntutan berat yang harus dijalani sebagai seorang artis dan presenter.

Selama berkarier di industri hiburan, Ruben Onsu mengaku bahwa ada banyak situasi di mana perasaan pribadinya tak sejalan dengan penampilan di depan kamera.

Ruben mengaku harus bisa memasang wajah bahagia untuk penonton dan memenuhi tanggung jawab pekerjaan meski hatinya sedang terluka.

"Makanya alhamdulillah, saya bisa melewati semua tahapan dalam hidup saya itu dengan tenang, di mana hati saya harus berusaha tersenyum walaupun itu tidak sesuai dengan pikiran dan hati yang kita rasakan ya," ujar Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6).

Advertisement

Menurut Ruben, ada tuntutan untuk selalu membawa aura positif ketika sedang menjadi pembawa acara. Ia menyadari bahwa kehadirannya di layar kaca adalah untuk memberikan keceriaan bagi penonton.

Oleh karena itu, tak mungkin baginya untuk membawa kesedihan pribadi ke ranah publik untuk disaksikan.

"Pekerjaan saya sebagai presenter, saya harus menghibur orang, saya harus bertemu dengan banyak orang, masa setiap ketemu orang saya nangis? Nggak kan?" kata Ruben Onsu.

"Tapi saya harus memberikan senyuman karena itu yang mereka inginkan, tapi dari situ saya belajar, ternyata masih banyak orang di luar sana yang mau memberikan senyuman buat saya," sambungnya.

Selain berusaha profesional di hadapan kamera, Ruben Onsu juga menyinggung soal perubahan pola hidupnya belakangan. Ruben kini memilih untuk mengadu langsung kepada Tuhan saat beribadah dibandingkan menyampaikan keluh kesah ke teman.

"Jadi sekarang itu kalau saya ada apa-apa udah jarang curhat sama teman, yang pertama itu harus lapor, titik. Kalau dulu kita telepon orang, nggak diangkat kita bete, 'Ke mana sih lo? Gue lagi kesel!' (sekarang) nggak ada. Sekarang lapor dulu," pungkas Ruben Onsu.

(asw)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement