Promosikan Apartemen Mewah di Israel, Gwyneth Paltrow Banjir Hujatan
Aktris Hollywood sekaligus pendiri Goop, Gwyneth Paltrow, menjadi sasaran kritik setelah membintangi iklan proyek properti mewah di Israel. Kemunculannya dalam kampanye tersebut memicu gelombang hujatan di media sosial karena dianggap tidak sensitif terhadap situasi yang masih berlangsung di Gaza.
Paltrow diketahui menjadi wajah promosi proyek hunian premium bernama 51 Park yang berlokasi di Herzliya, kota pesisir di utara Tel Aviv. Proyek tersebut dikembangkan oleh perusahaan properti Israel Aviv by Melisron dan terdiri dari dua menara mewah setinggi 51 lantai dengan berbagai fasilitas eksklusif.
Dalam video iklan yang viral, Paltrow diperlihatkan menjalani rutinitas pagi di sebuah apartemen mewah, menikmati kopi, lalu berolahraga di taman. Menjelang akhir video, ia meminta sopir mengantarkannya ke area apartemen mewah '51 Park'. Ketika sang sopir bertanya apakah yang dimaksud adalah New York, Paltrow menjelaskan soal Herzliya, Israel. Adegan penutup itulah yang kemudian memicu kontroversi.
Tak lama setelah video tersebut beredar luas, kritik berdatangan dari berbagai kalangan. Aktivis pro-Palestina sekaligus saudara model Bella dan Gigi Hadid, Alana Hadid, menjadi salah satu yang paling vokal. Ia mempertanyakan keputusan Paltrow untuk terlibat dalam promosi tersebut di tengah konflik yang masih menjadi sorotan dunia.
"Apakah kamu pernah membuka koran atau menonton berita? Ini bukan sekadar tidak peka, tapi terasa seperti ikut terlibat di dalamnya," tulis Alana Hadid di media sosial.
Kritik serupa juga datang dari sejumlah influencer dan figur publik. Beauty influencer Matt Bernstein menilai Paltrow tidak seharusnya mempromosikan proyek properti mewah yang berada di tengah kontroversi politik dan kemanusiaan. Banyak pengguna media sosial menyebut iklan tersebut sebagai contoh kapitalisme yang berlebihan"dan dianggap mengabaikan penderitaan warga sipil di Gaza.
Meski dihujat, tidak semua reaksi bernada negatif. Penulis dan influencer Israel Hen Mazzig justru memuji keberanian Paltrow. Menurutnya, sang aktris tetap bersedia terlibat dalam kampanye tersebut meski sadar akan risiko kritik yang akan diterima. Aktris Selma Blair juga diketahui memberikan dukungan terhadap Paltrow di media sosial.
Sementara itu, banyak pihak menunggu respons langsung dari Paltrow. Namun hingga Kamis (11/6), aktris peraih Oscar tersebut belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gelombang hujatan yang diterimanya. Perwakilan Paltrow juga belum memberikan komentar ketika dimintai tanggapan oleh sejumlah media internasional.
Alih-alih merespons kritik, Paltrow memilih bungkam dan belum menghapus atau mengklarifikasi keterlibatannya dalam kampanye tersebut.
(dis/and)