Advertisement

Kedewasaan Shakira Soal Cobaan Hidup: Apa yang Tidak Membunuhmu Akan Membuatmu Lebih Kuat

Insertlive | Insertlive
Shakira
Kedewasaan Shakira Soal Cobaan Hidup: Apa yang Tidak Membunuhmu Akan Membuatmu Lebih Kuat / Foto: Instagram
Jakarta -

Kesibukan Shakira setelah perpisahannya dengan Gerard Pique rupanya membuat sang diva belum tertarik membuka hati untuk hubungan baru.

Penyanyi Waka Waka itu mengaku hidupnya saat ini sudah terlalu padat untuk memikirkan urusan asmara.

Status single masih dipertahankan Shakira sejak mengakhiri hubungan dengan Gerard Pique pada 2022.

Fokus utamanya kini tertuju pada dua putranya, Milan dan Sasha, sekaligus perjalanan karier yang kembali bersinar dalam beberapa tahun terakhir.

Advertisement

Dalam wawancara bersama The Times, Shakira mengaku justru menikmati kehidupannya sekarang tanpa pasangan.

Ia merasa waktunya sudah habis untuk anak-anak dan pekerjaan yang semakin ia cintai.

"Untuk sekarang tidak ada asmara dalam hidupku. Aku tidak punya ruang atau waktu untuk itu. Hidupku sudah sangat sibuk," ujar Shakira.

Penyanyi asal Kolombia tersebut mengatakan kedua anaknya menjadi prioritas terbesar dalam hidupnya saat ini.

Karier musiknya pun memberi semangat baru setelah melewati masa-masa sulit.

"Anak-anakku adalah prioritasku. Begitu juga karierku. Anehnya, aku merasa jatuh cinta pada pekerjaanku lebih dari sebelumnya. Aku juga menikmati waktuku sendirian," lanjutnya.

Masa setelah perpisahan ternyata menjadi periode paling berat bagi Shakira.

Keretakan hubungan dengan Gerard Pique terjadi bersamaan dengan kondisi kesehatan sang ayah yang sempat memburuk akibat kecelakaan jatuh hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Itu adalah masa tergelap dalam hidupku, ketika aku melihat keluargaku yang selama ini ingin kupertahankan selamanya perlahan berakhir," katanya.

Berbagai cobaan itu justru membuat Shakira merasa lebih kuat dan lebih dewasa dalam memandang hidup. Ia percaya setiap rasa sakit selalu membawa pelajaran berharga.

"Aku telah melalui begitu banyak rasa sakit, tetapi pengalaman itu membuatku menjadi pribadi yang mungkin lebih bijaksana atau setidaknya lebih kuat," curhatnya.

Menurut Shakira, manusia sering kali baru menyadari kekuatan dirinya ketika sedang berada di titik terendah.

"Mereka bilang apa yang tidak membunuhmu akan membuatmu lebih kuat, dan itu benar adanya. Lewat penderitaan dan kesulitan, kita justru menemukan seberapa kuat diri kita sebenarnya," ungkapnya.

Rasa syukur kini menjadi cara Shakira memandang perjalanan hidupnya. Baik kebahagiaan maupun luka, semuanya dianggap sebagai bagian penting yang membentuk dirinya hingga hari ini.

"Hidup kadang bisa sangat kejam, tapi hidup juga indah. Hidup terdiri dari terang dan gelap," kata Shakira.

"Aku berterima kasih pada hidup untuk setiap momennya, baik yang bahagia maupun yang menyakitkan. Bahkan orang-orang yang pernah membuatku menderita, karena mereka telah menjadi guru yang memberiku pelajaran berharga," tutupnya.

(ikh/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement