Geram Namanya Dicatut untuk Penipuan, Siva Aprilia Buat Laporan ke Polisi
Disc Jockey (DJ) dan artis Siva Aprilia belum lama ini mendatangi Markas Besar (Mabes) Polri untuk membuat laporan terkait kasus dugaan penipuan yang menggunakan namanya.
Langkah hukum ini diambil oleh Siva karena dirinya geram dengan aksi pelaku yang disebut telah merugikan banyak orang, terutama para rekannya yang bekerja sebagai penata rias alias makeup artist (MUA).
Menurut Siva, pelaku menggunakan modus operandi yang sangat rapi untuk mengelabui korban. Pelaku memulai aksinya dengan memberi iming-iming kerja sama dengan Siva Aprilia.
Pelaku penipuan juga disebut bergerak secara terstruktur dengan cara membuat grup percakapan palsu dan menyamar menjadi berbagai pihak, mulai dari manajemen Siva, pihak keuangan, hingga membawa nama klub malam besar.
"Si penipu ini ada yang mengaku-ngaku dari pihak klub, ada yang mengaku dari pihak keuangannya, karena aku DJ, modus mereka mengaku bikin event di klub besar. Jadi para MUA ini udah excited banget," ungkap Siva Aprilia seperti dilaporkan detikhot, dikutip Jumat (22/5).
Setelah korban tertarik dengan tawaran pekerjaan itu, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan alibi dana talangan untuk memesan tiket pesawat dan hotel yang nantinya dijanjikan akan diganti.
Namun janji itu hanya tipu daya semata dan justru mengakibatkan kerugian besar bagi para MUA yang tertipu. Beberapa dari mereka mengalami kerugian dari Rp9 hingga Rp11 juta per orang.
Siva Aprilia kemudian memutuskan untuk membuat laporan ke polisi karena merasa nama baiknya tercemar. Tak hanya itu, ia juga mengaku merasa bersalah terhadap MUA yang menjadi korban.
|
Baca Juga : Siva Aprilia Tutup Tahun 2024 dengan Menikah
|
"Aku dirugikan karena tiap hari nggak tenang, ada laporan dari sana-sini kalau nama aku masih digunain buat nipu. Aku yang nggak ngerti apa-apa lihat teman-teman sampai rugi uang, jadi ngerasa bersalah juga karena nama aku digunain sampai mereka percaya untuk transfer," tutur Siva Aprilia.
Ia kini telah rampung melakukan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mabes Polri dengan menyerahkan sejumlah bukti terkait dugaan penipuan tersebut, mulai dari bukti tangkapan layar percakapan hingga nomor rekening pelaku.
Siva Aprilia kini berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus peipuan ini agar tak ada lagi korban yang terjerat.
"Harapannya ada tindakan dari kepolisian untuk scam-scam kayak gini yang semakin menjadi-jadi, segera ditangkap. Terlebih lagi kalau misalkan kerugiannya bisa dibalikin aku bersyukur banget," pungkas Siva Aprilia.
(asw)