Perkara yang Bikin Kediaman Penulis Ahmad Bahar Didatangi Anggota Ormas Hercules
Kediaman penulis bernama Ahmad Bahar yang berlokasi di Cimanggis, Depok, didatangi oleh sejumlah orang dari organisasi masyarakat GRIB Jaya pada Minggu (17/5).
Namun, Ahmad kala itu sedang tidak berada di rumah. Kondisi itu yang membuat sejumlah anggota GRIB Jaya sempat membawa anak Ahmad.
Ahmad lantas memberikan penjelasan bahwa perkara ini bermula dari konten mengomentari berita terkait Ketua GRIB Jaya, Hercules, yang akhirnya menimbulkan kesalahpahaman.
"Jadi intinya, saya memang TikToker, saya penulis buku, dan biasa melakukan hal-hal yang berkaitan degan mengomentari berita. Kebetulan ada berita Pak Amien Rais dan Pak Hercules, saya komentari tapi sepertinya ada yang salah paham," kata Ahmad di Detik, Selasa (19/5).
Tak hanya itu, Ahmad juga mengungkapkan perihal ponsel miliknya yang diretas. Hal itu kemudian mengakibatkan beredarnya sejumlah konten video sensitif yang sebenarnya bukan dibikin Ahmad.
Ahmad pun akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada Hercules, agar permasalahan tersebut bisa selesai secara damai.
"HP saya dan HP anak saya di-hack, dikloning. Sehingga ada video-video tertentu yang itu bukan punya saya. Itu yang mungkin menjadi sumber pemicu kesalahpahaman," ujar Ahmad.
"Apa pun itu, saya meminta maaf kepada pimpinan GRIB Jaya yaitu Pak Haji Hercules dan istri beliau, dan pengurus GRIB baik DPP DKI maupun lainnya," tambahnya.
Wakil Ketua Badan Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, menyampaikan pernyataan bahwa pihaknya sempat ingin menempuh jalur hukum terkait persoalan ini.
Namun, kedua belah pihak akhirnya memilih untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
"Terjadi kesepakatan untuk melakukan musyawarah mufakat, kekeluargaan. Sebenarnya kami dari Divisi Hukum, ketika kami menelaah, kami ingin mengambil tindakan hukum. Tapi kebijakan Ketum Hercules Rosario mengatakan jika lebih baik, alangkah eloknya melakukan permintaan maaf saja daripada kita berperkara," kata Wilson.
Wilson pun mengungkapkan tujuan GRIB Jaya sempat membawa anak Ahmad Bahar. Rupanya, hal itu dilakukan agar Ahmad mau mendatangi langsung pihak GRIB Jaya ke kantor untuk memberikan klarifikasi.
"Semalam memang anaknya Pak Ahmad ada di kantor, tapi sesungguhnya itu hanya untuk klarifikasi. Ketua umum menunggu ayahnya tapi sampai selesai ayahnya tidak datang, akhirnya kita jumpa di Polres Depok," katanya.
"Kami sama-sama sepakat untuk mengakhiri kegaduhan dan polemik ini secara kekeluargaan dan ke depan tak ada lagi masalah lagi," tambahnya.
(ikh/fik)